By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kuliah Praktisi Magister Hukum USM Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Penegakan Hukum Pemilu di Era Digital
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kuliah Praktisi Magister Hukum USM Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Penegakan Hukum Pemilu di Era Digital

Last updated: 20 Oktober 2025 10:25 10:25
Jatengdaily.com
Published: 20 Oktober 2025 10:24
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Suasana ruang kuliah Pascasarjana Universitas Semarang (USM), Rabu (15/10/2025), terasa istimewa. Di layar besar ruang Gedung O, wajah-wajah mahasiswa dari berbagai daerah—bahkan luar negeri—muncul satu per satu, menyapa dengan ramah. Ada yang dari Sumatra, Kalimantan, hingga Brunei Darussalam dan Hong Kong. Hari itu, mereka bersatu dalam satu ruang belajar yang melampaui jarak dan batas negara: Kuliah Praktisi Program Studi S2 Magister Hukum USM.

Kuliah yang digelar secara hybrid system ini menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Sekitar 200 mahasiswa mengikuti kegiatan daring dari berbagai penjuru Indonesia, sementara sebagian lainnya hadir langsung di kampus pascasarjana USM, Jl. Soekarno-Hatta, Pedurungan, Semarang. Mereka tampak antusias, menyimak pemaparan para tokoh hukum dan politik yang dihadirkan sebagai dosen praktisi.

Ketua Program Studi S2 Magister Hukum USM, Dr. Drs. Adv. H. Kukuh Sudarmanto Alugoro, B.A., S.Sos., S.H., M.H., M.M., menjelaskan, kuliah praktisi ini menjadi jembatan penting antara teori akademik dan realitas lapangan.

Ketua Program Studi S2 Magister Hukum USM, Dr. Drs. Adv. H. Kukuh Sudarmanto Alugoro, B.A., S.Sos., S.H., M.H., M.M. menyerahkan sertifikat ucapan terima kasih kepada Ketua PWI Jateng, Amir Machmud. Foto:dok

“Kami menghadirkan praktisi yang benar-benar menguasai bidangnya, baik secara empiris, praktis, maupun akademis. Mahasiswa tidak hanya belajar konsep, tapi juga memahami bagaimana hukum bekerja di dunia nyata,” ujarnya.

Mengusung tema “Penegakan Hukum Pemilu di Indonesia,” kuliah ini menghadirkan tiga narasumber dengan pengalaman yang luas.

Pembicara pertama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah, Amir Machmud NS, S.H., M.H., membuka sesi dengan ulasan tajam mengenai ruang digital dan langkah strategis penegakan hukum pemilu. Ia menyoroti bagaimana dunia maya kini menjadi medan baru bagi dinamika politik dan pelanggaran pemilu, serta pentingnya etika dan integritas dalam menjaga keadilan elektoral.

Sesi berikutnya dibawakan oleh Dr. Aan Tawli, S.H., M.H., seorang advokat dan alumni S1 serta S2 Hukum USM yang kini menjabat sebagai Ketua Ikadin Jawa Tengah. Dengan penuh semangat, ia berbicara tentang penegakan hukum pemilu sebagai fondasi keadilan dan kualitas demokrasi.

“Pemilu yang jujur dan adil bukan hanya soal aturan, tapi soal moralitas dan tanggung jawab bersama,” tegasnya, memberi motivasi kepada para mahasiswa yang tengah menapaki jalan sebagai calon penegak hukum masa depan.

Sementara itu, pembicara ketiga tampil dengan perspektif berbeda. Ia adalah H. Haizul Ma’arif, S.H., M.H., politikus muda sekaligus Ketua DPRD Jepara. Dengan gaya komunikatif, Gus Haiz—begitu ia akrab disapa—membahas “Peran Partai Politik dalam Penegakan Hukum Pemilu.”

Sebagai alumni terbaik S2 Hukum USM dengan IPK sempurna 4,0, yang kini tengah menempuh pendidikan doktoral di salah satu perguruan tinggi negeri di Semarang, Gus Haiz memberikan pandangan yang segar tentang sinergi antara politik dan hukum.

“Partai politik adalah bagian dari sistem demokrasi. Namun penegakan hukum pemilu harus berdiri tegak di atas kepentingan rakyat, bukan kekuasaan,” ujarnya penuh keyakinan.

Dr. Kukuh menuturkan, ketiga narasumber ini bukan sekadar pembicara, tetapi juga inspirasi bagi mahasiswa.

“Mereka adalah contoh nyata bagaimana lulusan hukum USM dapat berkiprah di berbagai bidang—media, advokasi, hingga politik—dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan keadilan,” ungkapnya bangga.

Lebih dari sekadar kuliah, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan gagasan dan semangat lintas generasi. Para mahasiswa tak hanya mendengar, tetapi juga berdialog, bertanya, bahkan menantang argumen para narasumber. Dua mahasiswi dari Hong Kong sempat mengajukan pertanyaan kritis tentang praktik penegakan hukum pemilu di luar negeri, menambah warna internasional pada diskusi sore itu.

Menutup acara, Dr. Kukuh berharap kuliah praktisi semacam ini dapat memperkuat jejaring akademik dan profesional antara mahasiswa, program studi, serta para praktisi hukum.

“Kami ingin mahasiswa USM membangun koneksi intelektual dan profesional sejak dini. Penegakan hukum bukan hanya pekerjaan, tapi juga panggilan untuk menjaga keadilan dan kemanusiaan,” tuturnya.

Dari ruang kuliah hybrid itu, semangat belajar dan dialog lintas batas menggema. Di balik layar-layar laptop dan bangku-bangku kuliah, tampak jelas — masa depan hukum Indonesia sedang disiapkan oleh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga peka terhadap etika, digitalisasi, dan nilai-nilai kemanusiaan. St

You Might Also Like

Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Politik Butuh Dukungan semua Pihak
Penerapan Prokes Perjalanan Dalam dan Luar Negeri Makin Diperketat
Perguruan Tinggi Dituntut Siapkan Prodi yang Berbasis Kebutuhan Pasar
Jelang Bertemu Curacao, Skuad Garuda Terus Matangkan Strategi
Indonesia Ekspor Gurita ke Meksiko Senilai Rp 1,1 Miliar
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?