By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kuota Sekolah Gratis untuk Siswa dari Keluarga Miskin Masih 3.000-an Anak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kuota Sekolah Gratis untuk Siswa dari Keluarga Miskin Masih 3.000-an Anak

Last updated: 9 Juli 2025 08:22 08:22
Jatengdaily.com
Published: 9 Juli 2025 09:00
Share
Pendaftaran sekolah. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui jajarannya, terus mencari siswa dari keluarga miskin, untuk bersekolah gratis. Hingga Selasa (8/7/2025), masih tersisa 3.089 kursi calon murid baru.

Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Kustrisaptono menyampaikan, Rabu (9/7/2025) menjadi kesempatan terakhir masyarakat yang ingin mendaftarkan di SPMB Tahap II. Pendaftaran sekolah swasta gratis yang dicetuskan Gubernur Ahmad Luthfi itu akan dibuka hingga pukul 17.00 WIB.

“SPMB Tahap II ini lanjutan dari SPMB pertama. Pemprov Jateng masih memberikan kesempatan bagi siswa miskin yang belum mendapatkan sekolah, untuk segera mendaftar,” bebernya dilansir dari laman humas prov jateng.

Dijelaskan dari 139 sekolah yang menjalin kemitraan dengan Pemprov Jateng di program SPMB ini, kuota di 14 sekolah sudah penuh. masing-masing 36 siswa. Calon siswa bisa mendaftar di sekolah-sekolah lainya, dengan jumlah kuota sisa bervariasi.

Menurutnya, pada SPMB tahap pertama lalu, ada 1.913 siswa dengan kategori afirmasi atau dari keluarga kurang mampu.

“Hingga Selasa (8/7/2025) pukul 11.50, kuota masih 3.089 kursi. Dalam dua hari di SPMB Tahap II ini, sudah ada 325 siswa yang mendaftar,” kata Kustrisaptono.

Artinya, imbuh Kustrisaptono, sampai hari kemarin sudah ada 2.238 siswa yang terdaftar di SPMB Tahap II. Meski yang terserap masih kurang dari setengah, namun itu bukan menjadi patokan berhasil atau tidaknya program ini. Kenyataanya, sudah ada 70 ribu siswa afirmasi yang masuk di SPMB sekolah negeri pada 2025.

Sisanya, masih ada sekitar 7 ribu siswa afirmasi yang terdaftar di database. Saat ini sebagian terserap di SPMB kemitraan Tahap II, dan sebagian lainya mendaftar di sekolah swasta lain.

“SPMB Tahap II ini dibuka, Ayo segera mendaftar bagi siswa yang belum mendaftar di sekolah swasta lain (tak masuk kemitraan pemprov). Kalau sudah mendaftar di sekolah swasta lain, jangan ditarik ke (sekolah) swasta kemitraan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala SMK Ibu Kartini Kota Semarang, Muhdlor mengatakan, sekolah yang ia pimpin menjadi mitra pemerintah di program SPMB tahun ini. memiliki kuota 36 kursi. Ada 11 orang siswa yang mendaftar di SPMB tahap pertama, namun dari jumlah itu, hanya tujuh orang yang melakukan daftar ulang. Sebagian siswa mundur, karena lokasi rumah dan sekolah yang dirasa terlampau jauh.

Pihak sekolah merasa diuntungkan dengan adanya program ini. Pertama, menjadi mitra pemerintah menjadikan sekolah semakin dikenal masyarakat. Kedua, adanya alokasi anggaran bagi siswa afirmasi menjadikan sekolah lebih bisa berbuat banyak untuk mencerdaskan generasi muda.

“Kita jemput bola. Siswa yang berasal dari wilayah (Kecamatan) Gajahmungkur Kota Semarang kita lacak dan hubungi. Kalau sudah daftar di sekolah lain ya silakan, tapi kalau belum maka kita ajak mendaftar di sini,” terangnya.

Di SPMB Tahap II ini, SMK Ibu Kartini per Selasa kemarin sudah mendapatkan tiga siswa tambahan. Mereka akan bergabung dengan tujuh siswa sebelumnya, dan akan mendapatkan pendidikan secara gratis. she

You Might Also Like

Perlindungan Hukum Transaksi Online Butuh Sosialisasi
Tingkatkan Keimanan, Karyawan Pengajian Rutin di Hotel
Anggota DPR RI Bambang Haryo Pantau Arus Balik Yang Diberangkatkan PT DLU dari Tanjung Emas
Tekan Inflasi di Kota Semarang, Mbak Ita Minta Semua Pihak Ikut Monitor Harga Bahan Pokok
Presiden Sebut PPN 12 Persen Hanya untuk Barang dan Jasa Mewah
TAGGED:sekolah gratisSiswa dari Keluarga Miskin
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?