By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Ilkom USM Ajak Kaum Muda Cintai Budaya Sendiri
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa Ilkom USM Ajak Kaum Muda Cintai Budaya Sendiri

Last updated: 30 Juni 2025 20:16 20:16
Jatengdaily.com
Published: 30 Juni 2025 05:13
Share
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang mengajak kaum muda melalui Kampanye Cinta Budaya Sendiri di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, baru-baru ini.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang mengajak kaum muda melalui Kampanye Cinta Budaya Sendiri di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, baru-baru ini.

Kegiatan mendapat respons ratusan warga.Ketua Panitia Kampanye, Ananda Aulia Putri mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian bahasa daerah di Indonesia.

Yang melatarbelakangi kampanye itu adanya kekhawatiran semakin berkurangnya penggunaan bahasa daerah di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak muda.

Lewat kegiatan ini, para mahasiswa ingin membangkitkan kembali rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa ibu.

”Kami ingin mengajak generasi muda untuk mengapresiasi dan menggunakan bahasa daerah tanpa rasa malu. Bahasa adalah identitas yang harus kita jaga,” kata Ananda.

Dia menambahkan, kampanye dilaksanakan dalam dua format, yakni luring dan daring. Di area CFD, pengunjung diundang menuliskan kalimat sederhana dalam bahasa daerah mereka di papan ekspresi sebagai bentuk afirmasi budaya.

Selain itu, wawancara ringan dengan peserta juga dilakukan untuk merekam pandangan mereka terhadap pentingnya bahasa ibu.

Adapun secara daring, kampanye hadir melalui dua tantangan digital di Instagram, yaitu Tebak Lagu Daerah.

”Kegiatan ini mendorong partisipasi aktif pengguna media sosial dan berhasil menjangkau ratusan interaksi dari berbagai wilayah,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Anya mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.

”Saya jadi lebih percaya diri pakai bahasa daerah, apalagi saat lihat yang lain juga bangga,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan partisipan online, Nada. Menurutnya, dia mendapat pengetahuan cukup banyak tentang budaya lokal.

”Saya mendapatkan pelajaran banyak bahasa dari teman-teman daerah lain. Seru dan menambah wawasan,” tuturnya.

Kampanye tersebut, katanya, merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Komunikasi Antar Budaya yang dibimbing oleh Arif Hidayat, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Ayang Fitriani, S.S., M.I.Kom.

Kampanye Ngelokal Yuk, tidak hanya menjadi ajang promosi budaya, tetapi juga menjadi ruang refleksi akan pentingnya menjaga jati diri bangsa melalui bahasa. St

You Might Also Like

Ratusan Mahasiswa FTIK USM Ikuti UAS
Prodi Ilkom USM Raih Akreditasi Unggul
Tim PkM Dosen FTIK USM Beri Pelatihan Komunikasi Asertif dan Media Sosial di SMK Walisongo Semarang
Pencegahan Stunting Dilakukan Sejak Dini Melalui Adupan Gizi
Rektor USM: Kita Harus Bisa Bermanfaat bagi Orang Lain
TAGGED:Ajak Kaum MudaCintai Budaya SendiriMahasiswa Ilkom USM
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?