By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Ilkom USM Gelar Sosialisasi tentang Tanda-Tanda KDRT
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa Ilkom USM Gelar Sosialisasi tentang Tanda-Tanda KDRT

Last updated: 23 Desember 2025 10:13 10:13
Jatengdaily.com
Published: 22 Desember 2025 11:08
Share
Sosialisasi bertema ''Lindungi Diri, Sayangi Keluarga: Kenali Tanda-Tanda KDRT'' yang digelar mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) di Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, pada Minggu (21/12/2025). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih menjadi persoalan serius yang kerap terjadi di lingkungan keluarga. Namun sering tidak terungkap karena dianggap sebagai urusan pribadi.

Hal itu mengemuka dalam sosialisasi bertema ”Lindungi Diri, Sayangi Keluarga: Kenali Tanda-Tanda KDRT” yang digelar mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) di Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, pada Minggu (21/12/2025)..

Kegiatan yang diikuti ibu-ibu PKK Kelurahan Bugangan itu bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan, mengenai bentuk-bentuk KDRT, tanda-tanda awal kekerasan yang sering tidak disadari, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga.

Sosialisasi menghadirkan Irnida Terana, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Irnida mengatakan, KDRT tidak selalu berbentuk kekerasan fisik, melainkan juga mencakup kekerasan psikologis, verbal, ekonomi, dan kontrol berlebihan dalam relasi rumah tangga.

”Banyak perempuan tidak menyadari bahwa dirinya mengalami KDRT karena kekerasan tersebut tidak meninggalkan luka fisik. Padahal tekanan mental, kata-kata yang merendahkan, hingga pembatasan aktivitas juga termasuk bentuk kekerasan,” jelas Irnida.

Dia menambahkan, pemahaman mengenai KDRT menjadi langkah awal yang sangat penting agar korban tidak terus berada dalam lingkaran kekerasan.

”Melindungi diri bukan berarti merusak keluarga. Justru dengan mengenali tanda-tanda KDRT dan berani mencari bantuan, kita sedang menjaga keselamatan diri, anak, dan keutuhan keluarga dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dia berharap, melalui kegiatan ini, ibu-ibu PKK dapat menjadi agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta berperan aktif dalam pencegahan KDRT sejak dini.

Sosialisasi itu juga menjadi upaya membangun kesadaran kolektif bahwa keluarga seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat terjadinya kekerasan.

”Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan tenaga profesional dalam menciptakan keluarga yang sehat, setara, dan bebas dari kekerasan,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak antusias mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait dinamika rumah tangga dan lingkungan sekitar.

Salah satu peserta, anggota PKK Kelurahan Bugangan, Chintya mengaku mendapatkan wawasan baru setelah mengikuti sosialisasi ini.

”Selama ini kami mengira KDRT itu hanya kalau ada pemukulan. Ternyata ucapan kasar dan tekanan mental juga termasuk kekerasan. Kegiatan ini membuka mata kami sebagai istri dan ibu,” ungkapnya.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu KDRT masih sangat relevan dan membutuhkan ruang edukasi yang aman agar masyarakat berani berdiskusi dan saling menguatkan. St

You Might Also Like

Dewangga : Saya Memilih Kuliah di USM, karena Terbaik
Tim PkM USM Beri Pelatihan Peningkatan Kinerja bagi ASN Disnaker Batang
Nataru, Sekolah dan Kampus Diminta Tidak Meliburkan Siswa Secara Khusus
Sistem Pajak di Indonesia Masih Perlu Direformasi
Magister Hukum Untag Ikuti World Congress Medical Law di Australia
TAGGED:Gelar SosialisasiMahasiswa Ilkom USMtentang Tanda-Tanda KDRT
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?