By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa MBKM USM Beri Pelatihan 4P dan Eco Enzyme ke Warga Gayamsari
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa MBKM USM Beri Pelatihan 4P dan Eco Enzyme ke Warga Gayamsari

Last updated: 25 Juni 2025 13:46 13:46
Jatengdaily.com
Published: 25 Juni 2025 10:42
Share
Mahasiswa MBKM Internal Ilmu Komunikasi Universitas Semarang mengadakan pelatihan dengan tajuk "Pelatihan Perencanaan Konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion) dalam Pengemasan Pupuk Kompos dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga (LRT) Menjadi Eco Enzyme" di Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Gayamsari, Semarang pada 22 Juni 2025. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa MBKM Internal Ilmu Komunikasi Universitas Semarang mengadakan pelatihan dengan tajuk “Pelatihan Perencanaan Konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion) dalam Pengemasan Pupuk Kompos dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga (LRT) Menjadi Eco Enzyme” di Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Gayamsari, Semarang pada 22 Juni 2025.

Ketua MBKM Internal USM, Yusrilzal Rokhim mengatakan, tujuan kegiatan meningkatkan nilai jual produk lingkungan dan mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

Kegiatan dihadiri Lurah dari Gayamsari Lina Budiarti dan dosen pembimbing Arif Hidayat S.I.Kom., M.I.Kom.

Pelatihan menghadirkan 4 pemateri dari mahasiswa MBKM internal Universitas Semarang yaitu Yusrilzal Rokhim, Restu Putri, Diyah Hesti, dan Nadia Kamila.

Menurut Restu, konsep 4P sangat relevan diterapkan dalam pengemasan produk pupuk kompos agar memliki daya tarik tersendiri di pasar.

”Konsep 4P ini sangat cocok untuk UMKM yang ingin memasarkan produknya, termasuk pupuk kompos yang berasal dari limbah rumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, Diyah mengatakan, limbah rumah tangga bisa dimanfaatkan kembali menjadi Ecoenzym.

”Eco Enzyme ini sangat cocok dibuat di rumah karena hanya memerlukan tiga bahan utama dan cukup ketelatenan. Selain ramah lingkungan, juga sangat efektif mengurangi limbah,” jelas Nadia.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan teori, namun juga memberikan praktik langsung dalam pembuatan Ecoenzym kepada warga.

Salah satu peserta, Diana, menanyakan durasi penyimpanan Ecoenzym. ”Untuk penyimpanan dibutuhkan waktu sekitar tiga bulan, namun jika disimpan lebih lama hasilnya akan lebih baik,” ungkap Diyah.

Diyah berharap, melalui pelatihan ini, warga Gayamsari RW 2 mendapatkan pengetahuan baru dan keterampilan praktis dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai jual.

”Pelatihan ini menjadi awal dari gerakan mandiri warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan produktif,” tandasnya. St

You Might Also Like

Tim PkM USM Beri Pelatihan Penggunaan Aplikasi Keuangan kepada Pelaku UMKM
Tim PkM USM Adakan Pelatihan Mikrokontroler ESP32 Berbasis IoT di SMAN 4 Semarang
Resmikan Gedung Baru, STIEMA segera Jadi Universitas
Teknologi AI Bantu Deteksi Kepadatan Jalan Tol Jabotabek
FKIP Unissula Sumpah 1.421 Guru Khairaummah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?