By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa USM Belajar Wisata Kota, Langkahkan Kaki Menyusuri Pecinan Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa USM Belajar Wisata Kota, Langkahkan Kaki Menyusuri Pecinan Semarang

Last updated: 31 Oktober 2025 08:13 08:13
Jatengdaily.com
Published: 31 Oktober 2025 04:28
Share
belasan mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM) terdengar menyusuri gang-gang sempit Pecinan. Sembari membawa catatan kecil dan kamera di tangan, mereka menyimak dengan penuh antusias cerita-cerita masa lalu yang terpatri di setiap sudut bangunan tua.
SHARE
Belasan mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM) terdengar menyusuri gang-gang sempit Pecinan. Sembari membawa catatan kecil dan kamera di tangan, mereka menyimak dengan penuh antusias cerita-cerita masa lalu yang terpatri di setiap sudut bangunan tua. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Di tengah semarak suasana pagi Kota Semarang, derap langkah belasan mahasiswa Prodi Pariwisata Universitas Semarang (USM) terdengar menyusuri gang-gang sempit Pecinan. Sembari membawa catatan kecil dan kamera di tangan, mereka menyimak dengan penuh antusias cerita-cerita masa lalu yang terpatri di setiap sudut bangunan tua.

Kegiatan yang digelar pada 30 Oktober 2025 itu merupakan bagian dari praktikum lapangan mata kuliah Pariwisata Desa dan Kota. Sebanyak 19 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, didampingi Muchammad Satrio Wibowo, dosen Prodi Pariwisata USM. Praktikum kali ini terasa istimewa karena dilakukan berkolaborasi dengan Bersukariawalk, salah satu operator wisata jalan kaki yang selama ini aktif memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Semarang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka wawasan mahasiswa tentang potensi wisata perkotaan yang ada di sekitar mereka, khususnya di kawasan Pecinan Semarang,” ujar Satrio. “Pecinan memiliki daya tarik luar biasa yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata alternatif berbasis budaya dan sejarah.”

Sepanjang perjalanan, para mahasiswa dipandu oleh Fauzan Surya, seorang story teller dari Bersukariawalk, yang dengan gaya tutur menarik menghidupkan kembali kisah masa lalu kawasan Pecinan. Dengan nada lembut dan penuh semangat, ia bercerita tentang jejak akulturasi antara budaya Tionghoa dan Jawa yang sudah berlangsung ratusan tahun.

“Kawasan Pecinan Semarang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Setelah peristiwa Geger Pecinan (1740–1743), komunitas Tionghoa yang selamat kembali menetap di Semarang dan membangun kawasan ini sebagai tempat tinggal, pusat perdagangan, sekaligus ruang spiritual,” tutur Fauzan. “Klenteng-klenteng seperti Tay Kak Sie dan Tong Pek Bio menjadi saksi hidup dari perjalanan panjang akulturasi budaya di kota ini.”

Suasana hangat terasa sepanjang rute. Mahasiswa terlihat tak hanya mendengarkan, tetapi juga berdiskusi, mencatat, bahkan sesekali berhenti untuk mengambil foto bangunan tua yang masih kokoh berdiri. Bagi mereka, setiap langkah seolah membawa ke masa lalu — menyusuri lorong waktu yang menyimpan banyak kisah tentang keberagaman dan keteguhan hidup masyarakat Semarang.

Salah satu peserta, Lutfiani, mengaku mendapat pengalaman berharga dari kegiatan ini.
“Wisata jalan kaki menyusuri Pecinan ini menyenangkan sekali. Banyak ilmu yang saya dapat, terutama tentang nilai budaya dan sejarah kawasan ini. Rasanya seperti belajar sambil berpetualang,” ujarnya dengan mata berbinar.

Bagi USM, kegiatan seperti ini bukan sekadar praktikum, tetapi juga cara membangun kedekatan mahasiswa dengan ruang hidup masyarakat. Melalui langkah-langkah kecil di jalanan Pecinan, mereka belajar memahami bahwa pariwisata bukan hanya tentang tempat indah, tetapi juga tentang cerita, nilai, dan kehidupan yang tumbuh di dalamnya. St

You Might Also Like

Pos Satkamling Karangsari Demak Diresmikan, Kapolres Tegaskan Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Wisuda Ke-66, IKA USM Ajak Alumni Saling Berkolaborasi
Untuk Menjadi Profesional, Perawat Harus Ikuti Perkembangan Digital
Masjid Resta Pendopo Km 456 Menggandeng LAZIS Jateng Salatiga Gelar Khitan Sehat 2026 untuk 30 Anak Dhuafa dan Yatim
Gisella Anastasia dan Kenny Austin Jadi Magnet Sinetron “Tobat Jatuh Cinta”
TAGGED:Belajar Wisata KotaLangkahkan KakiMahasiswa USMMenyusuri Pecinan Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?