Pemkab Demak All Out Sukseskan Gerakan Pangan Murah Nasional

IMG-20250830-WA0107

Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Muhammad Badruddin, serta Camat Guntur H Sukardjo saat kegiatan Gerakan Pangan Murah 2025 serentak di 7.285 kecamatan. Foto: sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak all out dan mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu (30/08/2025).

Program nasional yang digagas Presiden untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mengendalikan inflasi.

Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE menyampaikan, pentingnya sinergi semua unsur, mulai dari Pemkab, Forkopimda, TNI, Polri, camat, hingga kepala desa. Di samping pendataan penerima agar distribusi tepat sasaran.

“Kabar baiknya Gerakan Pangan Murah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan. Maka itu masyarakat dapat memanfaatkan moment ini untuk memenuhi kebutuhan pokoknya,” kata bupati.

Terlebih selain beras, ada pula minyak goreng dan gula pasir yang dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasar. Selain  itu juga serentak dilaksanakan di 14 kecamatan, sehingga diharapkan terjangkau seluruh masyarakat.

Untuk Demak, alokasi pangan murah meliputi beras 2 ton per kecamatan dengan harga Rp57.500 per zak kemasan lima kilogram. Selain itu ada pula minyak goreng Rp15.500 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Turut mendampingi Bupati Eisti’anah saat meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Guntur yakni Wabup KH Muhammad Badruddin dan Sekda H Akhmad Sugiharto. Di samping pula Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak H Agus Herawan.

Secara nasional, GPM menyalurkan sekitar 8.000 ton beras dari Bulog dan akan dicatatkan sebagai rekor MURI kategori distribusi pangan terbesar. Dengan acara utama terhibung melalui telekonferensi bersama Kemendagri. rie-she

Exit mobile version