By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemkab Semarang Jadi Sentra Beras dan Sayuran Organik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemkab Semarang Jadi Sentra Beras dan Sayuran Organik

Last updated: 12 Februari 2025 10:21 10:21
Jatengdaily.com
Published: 12 Februari 2025 10:21
Share
Ilustrasi beras. Foto: Pixabay.com
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com)– Tren pertanian organik yang mendukung gaya hidup sehat mendapat perhatian Bupati Semarang.

Karenanya, dia berharap, Kabupaten Semarang bisa menjadi salah satu sentra beras organik.

Dilansir dari laman humas Prov Jateng Rabu (12/2/2025), menurutnya, tidak hanya beras, komoditas sayuran organik juga perlu terus dikembangkan.

Sehingga, aneka komoditas yang menjadi pendukung ketahanan pangan, juga akan meningkatkan mutu kesehatan dan kehidupan warga.

“Selain itu, pangsa pasar produk pertanian ini, juga masih terbuka lebar. Bahkan, untuk pasar luar negeri,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Semarang, Ambar Suryaningsih menyampaikan, dari data, terdapat 38,54 hektare lahan sayuran organik bersertifikat. Lahan itu tersebar di lima desa di Getasan, yakni Desa Batur, Tajuk, Manggihan, Kopeng, dan Wates.

Selain itu, lanjutnya, juga ada 168,32 hektare lahan padi organik tersebar di beberapa kecamatan, yang dikelola paguyuban petani Al Barokah Desa Ketapang, Kecamatan Susukan.

“Sedangkan 148 hektare lahan padi sedang menuju organik. Ada bantuan pupuk organik padat dan cair, serta pupuk hayati,” terang Ambar, yang dihubungi terpisah.

Ambar menambahkan, lahan pertanian menuju organik itu tersebar di 33 desa di Ambarawa, Jambu, Tuntang, Bergas, Pringapus, Suruh, Susukan, Tengaran, Banyubiru, Ungaran Timur, Bringin, dan Bawen. she

You Might Also Like

Langgar Prokes di Solo, Bersihkan Parit Benteng Vastenburg
Kabareskrim Ungkap Penyebab Kebakaran Kejagung Bukan Dari Korsleting, Diduga Ada Unsur Pidana
Kasus COVID-19 Terus Turun, Ini Relaksasi Kebijakan Perjalanan
Dibangun Tahun 1413, Masjid Sekayu Ternyata Dulu Tempat Pengumpulan Kayu
Polres Pati Amankan Pilkades Antar Waktu Digelar Serentak di Enam Desa
TAGGED:Pemkab Semarang Jadi Sentra Beras dan Sayuran Organik
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?