By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pemprov Jateng Akui Banjir Sayung Demak Dipicu Penggunaan Air Tanah
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemprov Jateng Akui Banjir Sayung Demak Dipicu Penggunaan Air Tanah

Jatengdaily.com
Published: 13 Juni 2025 08:30
Share
Batas beton dipasang untuk urai macet akibat rob di Sayung Demak. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemprov Jawa Tengah menyebut banjir jalur di wilayah pantura Kabupaten Demak dipicu masifnya penggunaan air tanah. Sebab bulan Mei merupakan suhu tertinggi yang belum pernah dialami bumi dan ada dampak pemanasan global.

“Problem di Pantura kondisi exiting saat ini karena menggunakan air tanah. Sehingga efisiensi penggunaan air tanah jadi PR kita bersama. Kita sedang koordinasi dengan pemerintah pusat bahwa air tanah ini musti dibenahi dengan menggunakan sistem air permukaan atau air baku,” kata Sekda Jawa Tengah, Sumarno saat memaparkan kondisi terkini di Sayung dalam acara media gathering Schneider Electric bertemakan Make Sustainable Impact with Digitalization di Hotel Padma Semarang, Jalan Teukur Umar Kecamatan Candisari, Kamis (12/6/2025).

Dengan adanya kerusakan lingkungan yang ada saat ini telah berdampak ke semua lini masyarakat.

Pihaknya menuturkan Jawa Tengah belakangan punya pekerjaan rumah yang berat dalam mengatasi persoalan di jalur Pantura Demak.

“Kami di Jateng punya PR berat terkait kondisi di pantura. Saat ini kondisi yang lagi ramai di Sayung. Kalau rob kedaratannya sudah lebih jauh,” ungkapnya.

Dia mengingatkan bahwa setiap masalah kerusakan lingkungan yang ditimbulkan diperlukan kepedulian bersama untuk mencari jalan keluarnya dengan baik. “Betapa kerusakan lingkungan punya dampak pada kita semua,” ujarnya.

Di sisi lain melalui penguatan infrastruktur, transformasi kawasan industri, dan komitmen terhadap keberlanjutan, Jawa
Tengah terus berperan aktif sebagai motor penggerak industri nasional yang adaptif terhadap teknologi.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki peran strategis dalam penumbuhan industri nasional. Sebab, Jateng memiliki keunggulan dalam infrastruktur logistik, tenaga kerja yang kompetitif dan kawasan industri yang tersebar di berbagai daerah.

“Kami juga mendorong pertumbuhan industri yang selaras dengan prinsip green growth, ini akan menghasilkan nilai ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” kata Sumarno.

Bambang Widjanarko, Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus Sekjen Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus berkata dengan menerapkan sistem digitalisasi setidaknya bisa menurunkan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi.

“Kita juga berikan kemudahan fiskal dan pengawasan kita juga gunakan sistem keamanan KIK yang terkoneksi dengan layanan kepabean. Ini sebuah terobosan juga seperti KEK Kendal dan Batang. Dan Gresik juga bisa mengembangkan KEK,” pungkasnya. adri-she

You Might Also Like

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Hotel Metro Park View Gelar Coffee Morning di Kementerian Hukum & HAM Jawa Tengah
Bayi dan Balita Segera Divaksinasi Covid-19
KAI Daop 4 Semarang Ingatkan Fasilitas Reduksi Tarif Tiket KA bagi Kelompok Tertentu
LAZiS Jateng Salurkan 2 Juta Liter Air Bersih Bantu Warga Terdampak Kekeringan di 170 Titik
Pengukuhan PW DMI Jateng, Gus Yasin Minta Pengurus Tuntaskan Legalitas Tanah dan Aset Masjid
TAGGED:Banjir Sayung Demak Dipicu Penggunaan Air Tanahsekda jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?