By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pendidikan Anak dari Keluarga Miskin, Jateng Anggarkan Beasiswa Miliaran Rupiah
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pendidikan Anak dari Keluarga Miskin, Jateng Anggarkan Beasiswa Miliaran Rupiah

Last updated: 29 Juni 2025 09:10 09:10
Jatengdaily.com
Published: 29 Juni 2025 09:10
Share
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan beasiswa kepada ribuan anak-anak dari keluarga miskin di wilayahnya, supaya keberlanjutan pendidikannya terjamin.

Menurut Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pendidikan adalah kunci utama dalam pengentasan kemiskinan.

“Di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan masih 9,58 persen. Tapi identitas masyarakat bukan hanya sandang, pangan, papan. Yang paling pokok adalah pendidikan,” kata Ahmad Luthfi, dilansir dari laman humas prov Jateng MInggu (29/6/2025).

Pada 2025, Pemprov Jateng telah memberikan beasiswa bagi anak tidak sekolah (ATS) sebanyak 1.100 anak putus sekolah atau rentan putus sekolah di SMA, SMK dan SLB, dengan total anggaran Rp2,2 miliar. Setiap anak mendapatkan Rp2 juta. Rincian peruntukanya, 200 anak SMA, 893 anak SMK, dan SLB 7 anak.

Selain itu, beasiswa juga diberikan kepada 15.000 siswa dari keluarga miskin. Rinciannya, SMA 6.000 siswa, SMK 7.000 siswa, SLB 2.000 siswa. Total anggarannya mencapai Rp15 miliar untuk kebutuhan personal setiap peserta didik.

Menurut Luthfi, langkah itu menjadi bagian dari pendekatan sistemik, yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia.

Mantan Kapolda Jateng itu juga telah memberikan arahan langsung kepada para kepala daerah di Jawa Tengah, agar turut mendukung inisiatif serupa di daerah masing-masing.

“Kita buat direktif kepada seluruh jajaran bupati dan wali kota, untuk ikut serta mendukung program ini. Karena jika pendidikan anak-anak kita terjamin, maka secara tidak langsung pengangguran terbuka bisa ditekan,” jelasnya.

Menurut Luthfi, pendidikan yang layak akan membuka peluang kerja, dan mengurangi beban sosial ekonomi di masa depan.

“Begitu seseorang punya pendidikan yang memadai, maka dia memiliki bekal keterampilan dan kesempatan kerja yang lebih baik. Ini adalah kunci menekan kemiskinan secara berkelanjutan,” tandasnya. she

You Might Also Like

Pemkab Batang Sediakan 3 Bus Mudik Gratis untuk Angkut Warganya dari Jakarta
Nomer Satu Capaian Realisasi Investasi, Jabar Jadi Contoh Provinsi Lain
Pembangunan Rusun ASN PUPR di Jateng Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
Dua Penadah Kendaraan Bodong di Wilayah Sukoharjo Dirungkus
Penyelenggaraan Pilkada di Jateng Hemat Rp150 Miliar
TAGGED:Gubernur Jateng Ahmad LuthfiJateng Anggarkan Beasiswa Miliaran Rupiah
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?