By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pengawasan MBG Ditingkatkan Pascakasus Dugaan Keracunan Siswa
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pengawasan MBG Ditingkatkan Pascakasus Dugaan Keracunan Siswa

Last updated: 23 April 2025 08:20 08:20
Jatengdaily.com
Published: 23 April 2025 08:30
Share
ILustrasi. Wapres Gibran tinjau Makan Bergizi Gratis di Magelang. Foto: humas prov Jateng
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan komitmennya untuk memperketat pengawasan standar penyimpanan hingga proses penyiapan makanan di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah itu diambil sebagai respons atas insiden puluhan siswa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu dari program tersebut.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah preventif untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. “Kami akan menyempurnakan sistem pengawasan berskala nasional, meningkatkan transparansi jadwal menu harian melalui kanal digital, serta memperkuat pelatihan keamanan pangan bagi seluruh penyedia MBG,” ujarnya di Jakarta, Selasa (22/4/2025) dilansir dari laman Infopublik Rabu (23/4/2025).

Dadan juga menyampaikan empati dan keprihatinan atas insiden yang menimpa siswa MAN 1 dan SMP PGRI 1 Cianjur. “Kami berharap seluruh siswa segera pulih. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kami,” tegasnya. Saat ini, BGN masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah keracunan tersebut benar-benar bersumber dari makanan MBG atau faktor lain.

Sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Lab Kesda) Provinsi Jawa Barat. Hasilnya diperkirakan akan keluar dalam sepuluh hari ke depan. Sementara itu, perwakilan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) menyatakan bahwa proses pengolahan makanan MBG telah memenuhi standar yang berlaku.

“Kami sedang menunggu hasil lab untuk memastikan akar masalahnya. Segala informasi akan kami sampaikan kepada publik begitu hasilnya keluar,” kata Dadan. Ia menegaskan bahwa BGN akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan program MBG tetap aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, BGN berencana memperkuat sistem pemantauan mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga distribusi makanan MBG. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya insiden serupa sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah ini. she 

You Might Also Like

Tingkatkan Kemandirian dan Ekonomi Sirkular, SBI Gelar Festival Runtah di Teluk Penyu
17 Baznas Belum Kirim Calon Santri, Prof Noor Ahmad Minta Pimpinan Baznas Daerah Tidak Ragu
Kudus, Pati, dan Magelang akan Ikuti Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Pengawas Pilkada Diminta Mulai Deteksi Titik Rawan Potensi Pelanggaran
Salah Paham tentang Moderasi Beragama Sering Terjadi
TAGGED:keracunan siswa di CianjurPengawasan MBG Ditingkatkan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?