By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Peringatan Hari Kartini di Demak, Boleh Emansipasi Wanita, Tapi Tidak Boleh Melupakan Kodratnya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Peringatan Hari Kartini di Demak, Boleh Emansipasi Wanita, Tapi Tidak Boleh Melupakan Kodratnya

Jatengdaily.com
Published: 21 April 2025 15:31
Share
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi Wabup KH Muhammad Badruddin dan Sekda H Akhmad Sugiharto berfoto bersama ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Demak pada perayaan Hari Kartini dan Muskab DWP 2025. Foto: sari
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Peringatan Hari Kartini digelar sederhana oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Demak, Senin (21/04/2025). Perayaan hari lahir pejuang emansipasi wanita itu diadakan bersamaan agenda Musyawarah Kabupaten (Muskab) DWP tahun 2025.

Diharapkan semangat emansipasi wanita yang diperjuangan putri Bupati Jepara  pada masanya itu bisa diteladani para istri ASN di Kota Wali. Tentunya tanpa harus melupakan kodrat mereka sebagai wanita.

Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE saat menghadiri acara yang berlangsung di Pendapa Satya Bhakti Praja tersebut mengungkapkan, rasa syukur tumbuh pada masa emansipasi wanita dihargai. Sehingga banyak perempuan di negeri ini bebas meniti karir dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Selain telah atau pernah ada Presiden wanita di Indonesia, ada pula Gubernur, bahkan bupati seperti dirinya. Yakni Bupati Demak yang kini tengah menjalani masa kepemimpinan di periode kedua.

“Namun yang perlu diingat, boleh ada emansipasi wanita. Tapi tidak boleh lantas melupakan kodratnya. Terlebih sampai merendahkan laki-laki. Sebab emansipasi wanita yang diperjuangkan Ibu Kartini agar kaum wanita bisa turut membangun negeri, tanpa meninggalkan peran sebagai ibu atau istri,” urai Bupati Eisti’anah.

Sementara di sisi lain, Ketua DWP Kabupaten Demak Hj Nuraeni Akhmad Sugiharto menambahkan, sebagai penerus pejuang Kartini, melalui DWP para istri ASN berusaha untuk meningkatkan kompetensi diri. Tujuannya tak lain agar dapat memberikan pendidikan karakter terbaik dalam keluarga.

“Yang tak kalah penting, tugas kami adalah sebagai pendamping suami agar dalam melaksanakan tugas di kantor lebih amanah sesuai tanggung jawab yang diemban,” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Demak KH Muhammad Badruddin MPd, Sekda H Akhmad Sugiharto ST MT, serta Kepala Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak H Agus Herawan SIP MM. Di samping pula Pembina DWP Kabupaten Demak Hj Mujiyatun Badruddin. rie-she 

You Might Also Like

Presiden Lantik Pimpinan dan Dewas KPK Baru, Berikut Nama-namanya
Ratusan Rumah Rusak, Diterjang Angin Puting Beliung di Demak
PSIS vs Bali United, Panpel Siapkan 10 Ribu Tiket
SIG Pamerkan Aplikasi Semen Hijau dan Solusi Beton Berkelanjutan di IKN
Inilah 7 Butir Pernyataan Sikap PWI Jateng di Akhir Tahun 2024 dan Sambut 2025
TAGGED:bupati demakPeringatan Hari Kartini di Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?