By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PKS Jateng Soroti Hilirisasi dan Regenerasi Petani di Hari Tani Nasional
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PKS Jateng Soroti Hilirisasi dan Regenerasi Petani di Hari Tani Nasional

Last updated: 25 September 2025 13:13 13:13
Jatengdaily.com
Published: 25 September 2025 13:13
Share
Kepala Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan DPW PKS Jawa Tengah, Tugiman. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kepala Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan DPW PKS Jawa Tengah, Tugiman, menegaskan pentingnya hilirisasi sekaligus regenerasi petani sebagai langkah menuju kedaulatan pangan Indonesia. Pesan tersebut ia sampaikan dalam refleksi memperingati Hari Tani Nasional, Rabu (24/9/2025).

Menurut Tugiman, pengolahan produk pertanian dari bahan mentah menjadi produk siap jual akan memberikan nilai tambah besar bagi petani maupun nelayan. Selain meningkatkan kesejahteraan, hilirisasi juga dinilai mampu membuka peluang usaha baru di sektor pertanian.

“Momentum Hari Tani Nasional harus menjadi refleksi semua pihak, terutama pemerintah. Sementara ini hilirisasi bidang pertanian di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah, belum berjalan optimal karena perhatian pemerintah masih minim, terutama dalam memberikan akses teknologi dan permodalan,” ujarnya.

Tugiman juga menyoroti persoalan regenerasi petani yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sensus Pertanian 2023 Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi petani milenial berusia 19–39 tahun baru mencapai 21,9 persen. Sementara petani Gen Z (di bawah 26 tahun) hanya 2,14 persen.

Di Jawa Tengah, jumlah petani milenial tercatat 625.807 orang atau 10,12 persen dari total nasional.

“Kita berharap angkatan muda petani maupun nelayan tidak tergerus. Itu pentingnya pemerintah harus turun tangan melalui pemenuhan teknologi yang bisa diakses petani dan juga dukungan modal,” tegasnya.

Ia menekankan, pemerintah perlu mengambil langkah nyata, bukan sekadar perhatian simbolis, tetapi juga melalui kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan petani. Bentuk dukungan yang dinilai penting antara lain penyediaan teknologi tepat guna, kemudahan akses modal, serta program hilirisasi yang terintegrasi.

“Semoga di Hari Tani ini, hilirisasi semakin nyata, dan angkatan muda petani maupun nelayan semakin banyak,” pungkasnya. St

You Might Also Like

Jakarta Child Aid Asia untuk Membantu Anak Kurang Beruntung
Danantara Sinergikan BUMN Bangun Huntara di Aceh Tamiang, PLN Sambung Listrik untuk Semua Rumah dan Fasum
Tahun Ini Tidak Ada Jemaah Haji Indonesia yang Ditempatkan di Mina Jadid
Stok Kepokmas Aman, Harga Beberapa Komoditas Mulai Naik di Demak
Ganjar Minta Kades dan Perangkatnya Kompak Bangun Desa
TAGGED:Petani di Hari Tani Nasionalpks jatengSoroti Hilirisasi dan Regenerasi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?