By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Temanggung, Warga Senang dan Bersyukur
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Temanggung, Warga Senang dan Bersyukur

Last updated: 19 November 2025 07:03 07:03
Jatengdaily.com
Published: 30 Juli 2025 15:22
Share
Gubernur Jateng hadiri serah terima program PT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Temanggung. Foto: dok/istimewa
SHARE
Gubernur Jateng hadiri serah terima program PT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Temanggung. Foto: dok/istimewa

TEMANGGUNG (Jatengdaily.com)–Parmi, warga Desa Glapansari yang merupakan penerima bantuan program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) sangat bahagia.

Selain itu, rasa syukur terpancar jelas dari wajahnya karena rumah yang ia huni selama puluhan tahun kini menjadi lebih aman dan nyaman untuk ditinggali keluarganya.

“Saya sudah tinggal di rumah ini selama 54 tahun bersama suami dan tiga putra. Suami saya, sudah satu tahun kena stroke. Dengan profesi sebagai petani tembakau di lahan yang kecil, pendapatan kami sekitar 50 ribu perhari. Hanya cukup untuk biaya hidup. jadi tidak bisa merawat rumah. Mau tidak mau, selama ini rumah dibiarkan apa adanya, kalau hujan bocor dari depan sampai belakang. Lantainya juga dari tanah, jadi air sering menggenang. Alhamdulillah, dengan bantuan dari PT Djarum ini rumah saya jadi nyaman untuk ditinggali. Semoga Gusti Allah membalas kebaikan ini,” tutur Parmi, Rabu (30/7/2025).

Ya, PT Djarum kembali melanjutkan program RSLH demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Kali ini, sebanyak 15 hunian di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, direnovasi dan dibangun ulang dengan total biaya mencapai Rp900 juta.

Selain bertujuan memperbaiki rumah agar aman, nyaman dan sehat untuk ditinggali, program ini juga dimaksudkan untuk membantu langkah pemerintah dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrim di tengah masyarakat.

Para penerima bantuan berasal dari dua desa yakni Desa Bonjor, Kecamatan Tretep sejumlah lima rumah, dan Desa Glapansari, Kecamatan Parakan sebanyak 10 rumah. Seremoni serah terima simbolis kepada para penerima bantuan RSLH diselenggarakan di Gedung Sasana Gita, Parakan, Temanggung pada Rabu (30/7). Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Temanggung Agus Setyawan, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, jajaran pemerintah kabupaten bersama dinas terkait, serta perwakilan dari kecamatan dan desa setempat.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyampaikan terima kasih kepada PT Djarum yang telah menaruh kepedulian besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah sehat layak huni di wilayah Jawa Tengah. Ia berharap, program ini dapat menjadi motivasi para warga agar semakin produktif demi menggapai kualitas kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

“PT Djarum adalah panglima tanpa tanda jasa, karena telah bergerak melalui kegiatan kemanusiaan dalam rangka memangkas kemiskinan di Jawa Tengah. Saat ini, terdapat 1.012.000 rumah kurang layak huni di Jawa Tengah, dan ini menjadi pekerjaan rumah kita semua. Tentunya ini perlu kolaborasi semua sektor, termasuk sektor swasta seperti yang sudah dijalankan PT Djarum. Untuk itu, mewakili warga Jawa Tengah, saya berterima kasih. Semoga PT Djarum selalu jaya, dan saya juga meminta perusahaan yang lain meniru langkah yang dilakukan PT Djarum,” ujar Ahmad Luthfi.

Kontribusi Positif

Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto mengatakan serah terima RSLH kepada 15 warga Temanggung ini merupakan kontribusi positif perusahaan terhadap warga kurang mampu yang selama ini telah berkolaborasi dengan baik dalam industri tembakau.

“Kami menyadari bahwa Temanggung merupakan sentra penghasil tembakau yang memberikan kontribusi besar terhadap perusahaan. Sehingga wajar rasanya jika kami memberikan timbal balik dengan membantu masyarakat kurang mampu di wilayah ini untuk memiliki hunian yang sehat, nyaman dan aman untuk ditinggali, ” bilang Budiharto.

Lewat program bedah rumah tersebut, hunian yang direnovasi dan dibangun ulang mengacu pada tiga aspek dasar yakni aman, nyaman dan sehat untuk ditinggali. Program ini menerapkan total intervensi sehingga penerima bantuan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk proses pembangunan, serta melibatkan masyarakat di lingkungan sekitar dalam proses pembangunan. Setiap rumah direnovasi atau dibangun ulang dengan anggaran sekitar Rp60 juta dengan luasan setiap rumah yang telah direnovasi mencapai 34 meter persegi meliputi ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi dan dapur.

“Tiga aspek dasar yakni aman, nyaman dan sehat menjadi pedoman kami dalam merenovasi ataupun membangun ulang rumah warga penerima bantuan. Karena kami ingin setiap yang tinggal di rumah tersebut merasa aman salah satunya dengan pondasi dan bangunan yang kuat, nyaman dan sehat dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan dan sanitasi yang baik. Dengan adanya tiga aspek tadi, semoga kualitas hidup penghuninya juga semakin meningkat,” Budiharto menguraikan.

Tak hanya merenovasi rumah, pada tahun ini PT Djarum juga aktif melakukan perbaikan sanitasi rumah warga bertajuk ‘Sanitasi Terpadu Djarum’ dengan target sekitar 300 unit sanitasi individu yang tersebar di tiga desa di Temanggung, yakni Desa Rowo, Pendowo dan Samiranan. ”Dengan adanya perbaikan sanitasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat serta terhindar dari berbagai macam penyakit,” jelas Budiharto.

Adapun renovasi 15 rumah di Kabupaten Temanggung ini merupakan rangkaian dari program RSLH PT Djarum yang sepanjang 2025 ini menargetkan akan merenovasi 350 rumah di wilayah Kudus dan beberapa kabupaten di wilayah Jawa Tengah. Dengan demikian, bila ditarik mundur sejak 2022, renovasi rumah yang sudah dan akan dilakukan PT Djarum hingga akhir tahun nanti mencapai 620 hunian yang tersebar di Kudus, Rembang, Grobogan, Demak, Blora, Pemalang, Temanggung, Banjarnegara serta Purbalingga. she

You Might Also Like

Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip Menghadiri Undangan dari HSE University St Petersburg Rusia
Untag Semarang Gaungkan Gerakan Antinarkoba Lewat Seminar Nasional
Gubernur Shalat Id di Simpanglima, Hendi di Halaman Balai Kota
Maknai Ramadan 1447 H, Semen Gresik Santuni Anak Yatim dan Perkokoh Soliditas Karyawan 
Pemanfaatan Sejumlah Platform Digital dalam Merdeka Belajar Butuh Kolaborasi Semua Pihak
TAGGED:Achmad BudihartoGubernur JatengPT DjarumPT Djarum Renovasi 15 Rumah Tak Layak HuniRumah Sederhana Layak Huni
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?