By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ramadhan dan Lebaran, Harga Pangan di Jateng Dipastikan Stabil 
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ramadhan dan Lebaran, Harga Pangan di Jateng Dipastikan Stabil 

Last updated: 5 Maret 2025 10:19 10:19
Jatengdaily.com
Published: 5 Maret 2025 10:19
Share
Ilustrasi beras. Foto: Pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Guna memastikan harga pangan tetap terjaga selama Ramadan dan jelang Lebaran 2025, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memantau langsung harga pangan di sejumlah pasar tradisional.

Pantauan harga dilakukan bersama dengan dinas terkait di Pasar Pagi Pecangaan, Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Selasa (4/3/2025). Berdasarkan pantauannya, memang ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikkan harga, namun masih dalam batas yang wajar.

“Dua bahan pokok naik, bawang merah dan bawang putih. Kenaikan tidak terlalu signifikan,” kata Ahmad Luthfi, seusai pantauan di pasar.

Kenaikan itu disebabkan karena meningkatnya permintaan. Hal itu dianggap masih batas wajar, terlebih lagi pada Ramadan ini banyak kebutuhan dapur yang harus dicukupi rumah tangga.

Luthfi sudah memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk memantau harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) secara harian. Hal itu penting dilakukan, agar tidak terjadi gejolak harga pangan maupun kelangkaan ketersediaan stok di masyarakat. Menurutnya, pantauan harian tersebut menjadi rujukan saat akan mengambil langkah berikutnya.

Di sisi lain, Mantan Kapolda Jateng itu mengaku telah bekerja sama dengan Polda Jateng, untuk mengawasi distribusi bahan pangan sekaligus mencegah penimbunan.

“Untuk pantauan, kita kerja sama dengan Polda Jateng agar tak ada penimbunan. Terus dipantau,” tambahnya.

Luthfi juga telah mempersiapkan opsi lanjutan, jika nanti benar-benar terjadi lonjakan harga yang signifikan atau stok bahan pangan yang menipis di pasar. Salah satunya, dengan melakukan operasi pasar guna mestabilkan harga.

“Kalau naik signifikan, ya kita nanti operasi pasar,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Jateng, Dyah Lukisari mengatakan sejumlah bahan pangan di Jepara mengalami kenaikan meski secara umum stabil di Jateng.

Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya adalah bawang merah, yang semula harganya Rp36 ribu per kilogram naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.  Kemudian harga telor naik dari Rp26 ribu per kilogram menjadi Rp29 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga ini salah satunya karena kenaikan konsumsi di bulan puasa ini. Bukan hanya konsumsi untuk pribadi, tapi juga karena banyaknya umat muslim yang berbagi makanan saat bulan puasa ini,” kata Dyah dilansir dari laman humas prov jateng. she

 

You Might Also Like

Calon Anak Aurel dan Atta Perempuan
Bawaslu Jateng Siap Beri Keterangan Hasil Pengawasan di Sidang PHPU di MK
Bantul DIY Diguncang Gempa Tadi Pagi
Rifda Naja, Pebulutangkis USM Sabet Emas di Piala Rektor Undip Open 2025
Tasyakuran Pelantikan Ita Menjadi Wali Kota Semarang, Pemkot Gelar Pesta Rakyat
TAGGED:Harga Pangan di Jateng Dipastikan StabilRamadhan dan Lebaran
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?