Loading ...

Ratusan Massa Geruduk Polres Demak, Buntut Meninggalnya Driver Ojol di Jakarta

IMG-20250829-WA0116

Massa pengunjuk rasa dari aliansi mahasiswa dan pelajar di Demak saat menyampaikan aspirasi. Foto: sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Ratusan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pelajar dan Mahasiswa se-Kabupaten Demak menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Demak, Jumat (29/08/2025) sore.

Mereka mendesak kepolisian mengusut tuntas kematian seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, yang tewas usai terlindas kendaraan taktis oknum Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta.

Massa datang sekitar pukul 16.30 WIB dengan konvoi sepeda motor dan truk. Aparat gabungan TNI–Polri dikerahkan untuk menjaga jalannya aksi agar tetap tertib dan damai.

Dalam aksinya, peserta membawa tujuh tuntutan, di antaranya mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian, mendesak Kapolri bertanggung jawab penuh secara hukum maupun moral, hingga menuntut pembebasan demonstran yang ditahan secara sewenang-wenang.

Mereka juga meminta Presiden RI tidak menutup mata dan segera mengambil langkah tegas menghentikan praktik kekerasan negara.

Selain berorasi, massa melakukan aksi tabur bunga, menyalakan lilin, dan membakar dupa di depan Mapolres sebagai simbol solidaritas dan duka cita. Sejumlah poster juga dibentangkan dengan tulisan “Adili Pembunuh”, “Rakyat Ditindas Dua Kali”, hingga sindiran “Polisi atau Polusi”.

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha turun langsung menemui massa. Ia menyatakan pihaknya siap mengawal tuntutan yang disampaikan, termasuk mendesak agar kasus kematian Affan Kurniawan segera diusut tuntas oleh institusi kepolisian.

“Aspirasi ini akan kami teruskan dan kawal,” tegas Kapolres di hadapan mahasiswa.

Aksi berlangsung damai. Setelah adzan maghrib berkumandang, massa membubarkan diri secara tertib. rie-she