By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sedang Dikaji, RUU ASN Dinilai akan Mampu Atasi Ketidaknetralan ASN dalam Pilkada
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sedang Dikaji, RUU ASN Dinilai akan Mampu Atasi Ketidaknetralan ASN dalam Pilkada

Last updated: 22 April 2025 08:43 08:43
Jatengdaily.com
Published: 22 April 2025 12:00
Share
Ilustrasi Pilkada. Foto: dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menyatakan bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan menjadi solusi atas persoalan ketidaknetralan ASN, khususnya dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Menurut Rifqi, salah satu poin penting dalam RUU tersebut adalah pemindahan kewenangan pengangkatan, pemberhentian, dan mutasi pejabat eselon II ke atas dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Hal ini bertujuan untuk mencegah intervensi politik daerah terhadap ASN.

“Dalam konteks ASN, kita menemukan banyak ketidaknetralan, terutama pada pilkada. Ini sering dilakukan oleh pejabat seperti sekretaris daerah atau kepala daerah,” kata Rifqi di kompleks parlemen, Jakarta, dilansir dari laman Infopublik Selasa (22/4/2025).

Ia menekankan bahwa ASN secara hukum dituntut untuk bersikap netral, namun realitas di lapangan menunjukkan adanya tekanan loyalitas politik terhadap kepala daerah yang mencalonkan diri kembali atau mendukung calon tertentu.

RUU ASN, kata Rifqi, merupakan penugasan dari Badan Legislasi DPR kepada Komisi II. Saat ini, Komisi II masih menunggu kajian akademik dari Badan Keahlian DPR serta masukan dari para pakar agar naskah akademik tersebut memenuhi prinsip partisipasi yang bermakna.

“Pembahasan substansi akan dilakukan secara terbuka di Komisi II DPR,” tegasnya. she 

You Might Also Like

Klaster Keluarga Warnai Penambahan 11 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Tegal
Persiapan F1 Powerboat Sudah 70 %, Baliho dan Penjual Kaos Bermunculan di Sekitar Kota Balige
Kinerja Bagus, Telkom Diprediksi Tumbuh Cerah hingga Akhir Tahun
Taksi Terbang akan Diujicoba untuk Mobilitas di IKN
Samuel Wattimena Sesalkan Pembatalan Lomba Tari Bertajuk Trophy Gubernur Jateng
TAGGED:Ketua Komisi II DPR RIpilkadaRifqinizamy KarsayudaRUU ASN
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?