By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Selamatkan Pantai dari Abrasi, Polres Demak dan Pemkab Tanam Mangrove
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Selamatkan Pantai dari Abrasi, Polres Demak dan Pemkab Tanam Mangrove

Last updated: 25 Oktober 2025 19:36 19:36
Jatengdaily.com
Published: 15 Oktober 2025 17:35
Share
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak aktif melaksanakan program “Mageri Segoro Provinsi Jawa Tengah” dengan menanam 6.000 bibit mangrove di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Demak, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan penanaman dipusatkan di dua titik strategis, yakni Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, dan Dukuh Siklenting, Desa Wedung, Kecamatan Wedung. Aksi ini menjadi bagian dari gerakan serentak di 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki garis pantai, dalam rangka mengatasi kerusakan ekosistem pesisir akibat abrasi.

Wakapolres Demak, Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Jawa Tengah, baik pantai utara maupun selatan, kini menghadapi ancaman serius dari abrasi. Menurutnya, inisiasi Gubernur Jawa Tengah untuk menggerakkan masyarakat menanam mangrove secara masif adalah langkah strategis untuk memperlambat laju abrasi yang semakin mengkhawatirkan.

“Program ‘Mageri Segoro’ ini memiliki target ambisius, yaitu menanam 1,5 juta bibit mangrove di sepanjang pantai Jawa Tengah hingga Desember mendatang. Kami berharap gerakan ini mampu menjadi benteng alami untuk menahan abrasi serta menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujar Kompol Hendrie.

Ia menambahkan, wilayah pesisir Demak termasuk salah satu daerah paling rentan terhadap abrasi dan banjir rob. Hilangnya kawasan bakau serta penurunan garis pantai yang mencapai 5 hingga 7 sentimeter per tahun memperparah kondisi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polres Demak dan Pemkab Demak menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Upaya kecil seperti menanam mangrove diyakini dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir di masa depan.

“Berdasarkan data, sekitar 50 ribu hektar daratan di pesisir utara Demak telah terkikis akibat abrasi. Karena itu, kami bersama pemerintah daerah berupaya melakukan langkah nyata melalui penanaman mangrove sebagai solusi jangka panjang,” tegasnya.

Baca juga: Panen Raya, Bupati Eisti’anah Apresiasi Keberhasilan Petani Demak

Selain berfungsi sebagai pelindung pantai, penanaman mangrove juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Polres Demak mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar hingga komunitas pesisir, untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga ekosistem laut dan pantai.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga menjadi awal gerakan bersama untuk mencegah bencana abrasi dan banjir rob di Demak,” imbuh Kompol Hendrie.

Sementara itu, Kepala Desa Tambakbulusan, Habibullah, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata Polres Demak dalam mendukung kelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove. Menurutnya, pohon mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Kami sangat mendukung program ‘Mageri Segoro’. Penanaman mangrove tidak hanya mencegah abrasi, tetapi juga menjadi habitat berbagai jenis ikan dan satwa laut. Semoga gerakan ini menjadi contoh positif bagi masyarakat pesisir lainnya,” ujar Habibullah. rie-she

You Might Also Like

Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Ditetapkan sebagai Bandara Internasional
Banjir Bandang di OKU Selatan, 3 Orang Hanyut 1 Meninggal
UMKM KAI Dodolan Giatkan Kembali Perekonomian di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Jalani Rapid Test Untuk Pastikan Aman dari Corona
Wakili Indonesia, Olivia Tan Juara 3 Kontes Kecantikan International Miss Charm 2023
TAGGED:Polres Demak dan Pemkab Tanam MangroveSelamatkan Pantai dari Abrasi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?