By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Suhu Saat Wukuf Diperkirakan Sangat Panas Capai 50 Derajat Celcius, Jemaah Diminta Tak Keluar Tenda
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Suhu Saat Wukuf Diperkirakan Sangat Panas Capai 50 Derajat Celcius, Jemaah Diminta Tak Keluar Tenda

Last updated: 31 Mei 2025 05:13 05:13
Jatengdaily.com
Published: 31 Mei 2025 05:13
Share
Ilustrasi Foto: kemenag
SHARE

MEKKAH (Jatengdaily.com)-  Cuaca saat wukuf di Arafah diperkirakan sangat panas, mencapai kisaran 50 Derajat Celcius. Karena itu, jemaah haji diimbau tidak keluar dari tenda saat wukuf di Arafah.

Imbauan ini disampaiikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief usai meninjau kesiapan fasilitas layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), dilansir dari laman kemenag Sabtu (31/5/2025).

“Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Arab berpesan, bahwa pada saat puncak haji nanti panasnya masih tinggi, dan bahkan lebih tinggi dari pada hari ini. Karena itu, jemaah diminta tidak keluar tenda tanpa ada kebutuhan khusus, karena memang kita harapkan jemaah bisa terhindar dari heatstroke, serangan panas, itu berbahaya,” urainya.

Selama wukuf di Arafah, jemaah telah diberikan fasilitas seperti kasur, bantal, selimut dan AC atau pendingin ruangan. Fasilitas ini untuk menjaga kenyamanan jemaah selama wukuf di Arafah, di tengah panasnya cuaca di luar tenda. Menurut Hilman, akan lebih baik jemaah berdiam diri di tenda sambil berdoa, berzikir atau membaca Alquran.

Sementara itu, menjelang pelaksanaan Armuzna, jemaah haji diminta untuk mempersiapkan kesabaran dan kondisi fisik, terutama bagi lansia dan Penyandang Disabilitas. Mereka diminta untuk beribadah di hotel atau dengan aktivitas yang minimalis gerak, tapi pahalanya tetap berlipat ganda. Hal ini untuk menghindari kelelahan menjelang Armuzna.

Pihaknya juga akan menyampaikan secara detail jadwal melempar jumroh, sehingga jemaah merasa aman dan nyaman berubah. “Tentu saja ada berbagai modifikasi diupayakandemi keamanan dan keselamatan jemaah,” pungkasnya.

Untuk informasi, wukuydi Arafah akan berlangsung pada 9 Dzulhijjah 1446 H atau 5 Juni 2025. Wukuf disambung dengan mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, dan melempar jumrah.

Turut membersamai monitoring ini, Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, Ketua PPIH Arab Saudi Muchlis Hanafi, Kepala Daker Makkah Ali Machzumi, dan Ketua Tim Monev Saiful Mujab. she 

You Might Also Like

Buntut ‘Ajakannya’ ke Youtuber Korea, Kemenhub Bebastugaskan Kepala Kantor UPBU Sangia Nibandera Kolaka
Patung Hoegeng Jadi Ikon Kebanggaan Polisi Jateng
Gibran dan Dico ‘Upin & Ipin’ Blusukan ke Semarang
Presiden akan Mulai Berkantor di IKN Per 28 Juli 2024
Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara, AXA Mandiri Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Kritis
TAGGED:jemaah hajiMekkahSuhu Saat Wukuf panas
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?