By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tahun 2026, 33 BPR BKK se-Jateng Marger Jadi Bank Syariah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tahun 2026, 33 BPR BKK se-Jateng Marger Jadi Bank Syariah

Last updated: 29 Mei 2025 08:02 08:02
Jatengdaily.com
Published: 29 Mei 2025 08:02
Share
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Foto: Prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap melakukan marger atau konsolidasi terhadap 33 Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) di wilayahnya menjadi Bank Syariah pada 2026. Regulasinya saat ini masih digarap oleh DPRD setempat.

Regulasi itu tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Konsolidasi PT Bank Perekonomian Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) se-Jateng menjadi entitas Bank Syariah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, bila penggabungan total 33 BPR BKK se Jateng itu bisa tercapai, maka asetnya diperkirakan akan mencapai Rp12 Triliun. Hal itu juga akan menjadi yang pertama di Indonesia. Konsolidasi itu sudah dilandasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 7 Tahun 2024.

“Dengan konsep konsolidasi ini, maka tentu saja akan lebih efisien,” ucap Sumarno, usai rapat paripurna di gedung DPRD Jateng, pada Rabu, 28 Mei 2025.

Efisiensi yang dimaksud, kata dia, salah satunya dari segi manajemen, karena dari total 33 direksi yang ada, akan menjadi satu saja. BPR BKK yang berkedudukan di kabupaten/ kota akan dijadikan cabang.

“Nanti yang ada di kabupaten/kota akan dijadikan cabang. Jadi lebih efisien dengan satu manajemen, tentu saja akan menjadi lebih efektif,” ucapnya.

Kinerja BPR BKK di Jateng, sebut Sumarno, saat ini semakin positif. Dengan dilakukan marger, diharapan kinerjanya menjadi lebih atraktif, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Jateng, Setya Ari Nugroho memberikan apresiasi atas penyusunan raperda tentang konsolidasi PT BPR BKK Jawa Tengah menjadi bank syariah.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada eksekutif yang juga telah memberikan tanggapan terkait dengan usulan raperda dari Komisi C (DPRD Jateng) ini,” tuturnya. she

You Might Also Like

201 Sukarelawan Senkom Mitra Polri Ikuti Pelatihan Tracer COVID-19
Iman, Aman, Imun untuk Cegah COVID-19
Pasca Penutupan SK, Satpol PP Gencar Gelar Yustisi Wanita Pekerja Seks
Merawat Jejak, Menjaga Marwah: PWI Jateng Awali HPN 2026 di Makam Soeharjono KO
Kapolsek Pulogadung Minta Maaf Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan
TAGGED:33 BPR BKK se-Jateng Siap Marger Jadi Bank Syariah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?