By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tanggapi Demo ODOL, Gubernur akan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Polda Jateng
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanggapi Demo ODOL, Gubernur akan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Polda Jateng

Last updated: 20 Juni 2025 13:16 13:16
Jatengdaily.com
Published: 20 Juni 2025 13:16
Share
Polisi turun ke lapangan amankan lalulintas buntut demo sopir truk tolak zero ODOL. Foto: Polrestabes Semarang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun kepolisian daerah (Polda) wilayah setempat berkiatan dengan kebijakan zero over dimension over loading (ODOL).

“ODOL ini kan tidak berbicara terkait nilai ekonomi semata, tetapi dampak sosialnya juga yang harus kita pikirkan,” kata Luthfi saat kunjungan kerja di Kabupaten Semarang, Jumat, 20 Juni 2025.

Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat harus benar-benar dilakukan,  agar dalam praktiknya benar-benar berjalan dengan baik untuk wilayah Jawa Tengah.

“Nanti saya akan koordinasi dengan Polda, apa saja yang harus kita lakukan. Kebijakan ini harus disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, Korps Lalu Lintas Polri merencanakan program nasional Indonesia Menuju Zero Over Dimension and Overloading sejak 1 Juni 2025. Kebijakan tersebut menggunakan tiga level pendekatan penindakan oleh petugas, yakni sosialisasi, peringatan, dan penegakan hukum.

Program tersebut bukan sekadar penyampaian imbauan, melainkan juga ada pendekatan langsung kepada para pengemudi, pemilik kendaraan, dan pengusaha jasa angkutan.

Namun dalam perkembangannya, kebijakan tersebut menuai protes dan memicu gelombang demo supir truk di berbagai daerah, termasuk di Jawa Tengah. Terpantau demo supir truk tersebut sudah ada beberapa daerah di Jawa Tengah seperti Pati, Purwodadi, Karanganyar, Salatiga, Kudus, Klaten, Boyolali, dan Banyumas.

Para supir truk tersebut menyampaikan penolakan aturan tersebut dan menuntut agar penerapannya tidak dilakukan secara tebang pilih. Mereka juga meminta agar proses uji emisi kendaraan tidak dipersulit oleh Dinas Perhubungan. she

You Might Also Like

Sebanyak 3 Juta Pelamar CPNS Ikuti Tes SKD
Bawaslu Koordinasikan Pengawasan Medsos bersama Tim Siber Bareskrim Polri Pantau Pilkada
PKB Incar Kemenangan Pilkada di 10 Daerah
PERSADIA, Prodi PPDS Penyakit Dalam  dan RSI Sultan Agung Gelar Edukasi Perawatan Kaki Diabetes
Maulana Penerima Beasiswa Berkeley USA Terinspirasi Ridwan Kamil
TAGGED:Gubernur akan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Polda JatengTanggapi Demo ODOL
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?