By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tanggul Jebol di Dua Titik di Demak, Banjir Genangi 500 Hektar Sawah dan 1.006 Rumah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanggul Jebol di Dua Titik di Demak, Banjir Genangi 500 Hektar Sawah dan 1.006 Rumah

Last updated: 21 Januari 2025 16:50 16:50
Jatengdaily.com
Published: 21 Januari 2025 16:41
Share
Warga Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur Demak saat dievakuasi ke BLK setempat pada Selasa (21/01/2025) dini hari akibat pemukiman mereka tergenang banjir. Foto: istimewa
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Bencana banjir kembali melanda sebagian wilayah Kabupaten Demak, Selasa (21/01/2025). Akibat tanggul jebol di dua titik, lahan sawah seluas 500 hektar dan 1.006 rumah tergenang banjir.

Dua titik tanggul jebol tersebut ada di Dukuh Gatak Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur, dan Dukuh Wareng Desa atau Kecamatan Kebonagung. Tanggul jebol selebar kurang lebih 20 meter di Desa Tlogoweru disebabkan Sungai Cabean tak mampu menampung debit air, yang meningkat karena curah hujan tinggi di wilayah hulu.

Begitu pun tanggul kanan Sungai Tuntang di Desa Kebonagung, jebol oleh debit air yang meningkat kiriman dari wilayah hulu. Imbasnya, selain menggenangi sekitar 500 hektar lahan pertanian dan peternakan, juga merendam kawasan pemukiman warga.

Ketinggian banjir meski sedikit menyusut namun masih menggenangi jalan Desa Tlogoweru Kecamatan Guntur dan sebagian lahan persawahan. Foto: sari jati

“Karena adanya tanggul jebol di dua titik tersebut, kurang lebih 1.006 rumah warga terendam banjir. Selain itu ada juga lima gedung sekolah, 15 tempat ibadah, serta satu balai desa yakni Balaidesa Tlogoweru Guntur,” ungkap Sekda Demak H Akhmad Sugiharto ST MT, didampingi Plt Kalak BPBD H Haris Wahyudi Ridwan AP MSi.

Sebanyak 2.000 jiwa warga Tlogoweru dan 400 jiwa warga Desa Bogosari Kecamatan Guntur sempat mengungsi akibat genangan banjir yang tinggi pada Selasa (21/01/2025) sini hari. Namun mereka kembali ke rumah pada siang harinya, karena genangan banjir menurun.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak banjir tersebut, Pemkab Demak melalui Dinsos P2PA dan BPBD berkoordinasi tim kemanusiaan telah melakukan distribusi bantuan logistik. rie-she

You Might Also Like

Merapi Erupsi, 882 Warga Tiga Kabupaten di Jateng Masih Ngungsi
Perkuat Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemkot Semarang Resmikan UPTD PPPA
Siap Beroperasi, Museum Kota Lama Semarang Miliki Banyak Koleksi
Telkom Pertahankan Posisi sebagai Market Leader dengan Profitabilitas Net Income Margin 17,4%
Gus Yusuf Dorong Pemerintah Cari Solusi Pasca-Banjir
TAGGED:banjir demakBanjir Genangi 500 Hektar Sawah di demakTanggul Jebol di Dua Titik di Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?