SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dalam pertemuan dengan mahasiswa S2 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Ketua Program Studi MPWK Unissula, Dr. Ir. Mohammad Agung Ridlo, M.T., menegaskan bahwa tesis bukan sekadar tanda penyelesaian studi, melainkan juga merupakan karya ilmiah yang krusial sebagai proses untuk menjawab dan memecahkan persoalan nyata di bidang perencanaan wilayah dan kota.
Tesis dalam jenjang Magister Perencanaan Wilayah dan Kota merupakan hasil penelitian mendalam yang wajib mampu memberikan jawaban konkret terhadap rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal. Tidak sekadar menyajikan gambaran, tesis ini berkontribusi dalam menawarkan solusi terhadap persoalan pembangunan wilayah, kota, perumahan, dan permukiman yang sedang dihadapi.
Lebih dari itu, tesis juga menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu perencanaan. Melalui penelitian ini, mahasiswa dapat menghadirkan perspektif baru, menguji teori-teori yang ada, dan menambah wawasan yang bermanfaat untuk praktik serta pengembangan akademik di masa depan. Dengan kata lain, tesis yang baik tidak hanya referensi namun juga landasan bagi penelitian lanjutan di bidang perencanaan wilayah dan kota.
Proses penyusunan tesis menuntut mahasiswa menguasai berbagai keahlian penting, seperti analisa kritis, penguasaan teori perencanaan, pemikiran sistematis, dan kemampuan menulis akademik. Hal ini sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi akademisi maupun praktisi perencanaan yang kompeten.
Adapun struktur penyusunan tesis S2 Perencanaan Wilayah dan Kota di UNISSULA mengikuti langkah sistematis mulai dari:
Pertama, Pendahuluan: Menguraikan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan ruang lingkup penelitian.
Kedua, Kajian Teori: Menyajikan kumpulan teori dan hasil penelitian terdahulu yang mendasari penelitian.
Ketiga, Metode Penelitian: Menjelaskan desain penelitian dan teknik pengumpulan serta analisis data.
Keempat, Penelitian Lapangan dan Hasil Analisis: Melaporkan hasil penelitian yang dianalisis dengan teori yang relevan, serta Temuan Studi.
Kelima, Penutup dengan memberikan kesimpulan dan saran-saran terkait penelitian yang dilakukan.
Keenam, Daftar Pustaka: Daftar referensi sebagai landasan ilmiah tesis.
Panduan ini membantu mahasiswa memahami proses dan mengatur ekspektasi dalam menghasilkan tesis berkualitas, yang mampu memenuhi standar akademik sekaligus relevan dengan kebutuhan dan tantangan perencanaan wilayah dan kota masa kini.
Dengan komitmen ini, Prodi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota UNISSULA terus mendukung pembangunan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata, sekaligus membentuk sumber daya manusia unggul di bidang perencanaan yang mampu menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. St


