By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim PkM USM Adakan Pendampingan Pemasangan Lubang Biopori di Rejosari
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim PkM USM Adakan Pendampingan Pemasangan Lubang Biopori di Rejosari

Last updated: 13 Juni 2025 05:31 05:31
Jatengdaily.com
Published: 13 Juni 2025 00:27
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) mengadakan pendampingan pemasangan lubang Biopori di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang, pada 12 Juni 2025. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) mengadakan pendampingan pemasangan lubang Biopori di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang, pada 12 Juni 2025.

Kegiatan dihadiri Lurah Rejosari, Ema Nurhayati SE MM dan sejumlah ketua RW. Tim PkM USM terdiri atas Ketua Ir. Istianah MT, anggota Prof. Mudjiastuti Handajani, Ir. Diah SB, MT dan Agus M. MT.

Menurut Istianah, tujuan kegiatan antara lain memberikan solusi di Kelurahan Rejosari Semarang Timur. Meski dekat sungai, sukses mengelola risiko banjir berkat fasilitas pompa air yang prima, serta menyediakan air bersih dari sumur artesis bagi warga.

”Tantangan utama saat ini adalah keterbatasan lahan hijau akibat kepadatan penduduk. Untuk keberlanjutan lingkungan, penerapan lubang resapan biopori diusulkan sebagai solusi alami yang efektif mengurangi genangan dan meningkatkan kualitas air tanah,” katanya.

Menurutnya, implementasinya memerlukan ketersediaan lahan yang strategis, edukasi, dan dukungan pemerintah.

Manfaat pemasangan untuk penyerapan air. Biopori mampu meningkatkan daya serap tanah terhadap air sehingga resiko terjadinya penggenangan air atau banjir dalam skala besar tidak terjadi. Selain itu, air yang tersimpan dalam lubang biopori ini dalam menjaga kelembapan tanah bahkan ketika masa musim kemarau.

”Manfaat selanjutnya dari lubang biopori adalah sebagai salah satu bentuk penanganan dari limbah organik atau limbah alam yang bisa di daur ulang dan baik untuk kesehatan tanah. Biopori yang diciptakan ini mampu mengubah sampah organik menjadi kompos dan kemudian mampu mengurangi aktivitas membakar sampah yang tidak baik bagi udara karena bisa mengotori udara,” ujarnya.

Selain dua fungsi tersebut, katanya, biopori ini juga mampu membuat tanah lebih sehat. Ia dapat meningkatkan aktivitas organisme dan mikroorganisme tanah.

Al itulah yang kemudian membuat kesehatan tanah semakin membaik dan bagus jika hendak ditanami. Organisme dan mikroorganisme tanah sendiri memiliki fungsi penting sebagai pengikat nitrogen dari atmosfer dan detritivora.

”Pengikatan nitrogen yang dilakukan mikroorganisme dan organisme tersebut meningkatkan kadar nitrogen dan mengakibatkan penggunakan pupuk anorganik berkurang,” ungkapnya. St

You Might Also Like

Satuan IO USM Gelar Diskusi Mahasiswa Internasional
CEO PT Oemah Solution Indonesia Beri Kuliah Praktisi ke Mahasiswa USM
Brigjen Pol Sofyan Nugroho, Lulus Doktor di Untag Semarang, Usai Merekonstruksi Kebijakan Penanggulangan Kejahatan Melalui Keadilan Restoratif
USM Beri Penyuluhan Pengelolaan Keuangan dan Perpajakan SPT Tahunan OP bagi UMKM
LPPM USM Gelar Seminar Hasil PDP dan PkM
TAGGED:Adakan Pendampingan Pemasangan Lubang Bioporidi RejosariTim PkM USM
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?