By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim PkM USM Beri Pelatihan Inovasi Pengolahan Ketela Pohon sebagai Pendapatan Tambahan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim PkM USM Beri Pelatihan Inovasi Pengolahan Ketela Pohon sebagai Pendapatan Tambahan

Jatengdaily.com
Published: 22 Oktober 2025 13:05
Share
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Inovasi Pengolahan Ketela Pohon sebagai Alternatif Pendapatan Tambahan Keluarga di Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, 19 Oktober 2025.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Inovasi Pengolahan Ketela Pohon sebagai Alternatif Pendapatan Tambahan Keluarga di Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, 19 Oktober 2025.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua, Teti Susilowati SE, MM, anggota Emy Susiatin SE., MM., Miftakhul Fuadi, SE., MM. dan Wahyu Puspitasari, SE.,MM.

Teti mengatakan, tujuan kegiatan memberikan motivasi warga untuk melakukan usaha dengan memanfaatkan ketela pohon/singkong diolah dengan berbagai inovasi olahan, sehingga singkong akan lebih bernilai ekonomi yang lebih tinggi dan produk siap dijual dalam rangka menambah pendapatan keluarga.

”Kewirausahaan adalah aktivitas membangun usaha untuk menciptakan produk atau jasa baru dengan cara yang kreatif dan inovatif, sehingga produk atau jasa tersebut pun menarik perhatian orang lain,” ungkap Teti.

Menurutnya, tips dan trik untuk memulai usaha yaitu menentukan jenis usaha, melakukan riset, membuat anggaran biaya, menyiapkan modal, menentukan waktu untuk memulai bisnis, menentukan perbedaan produk dengan produk yang lain, lalu membuat strategi promosi yang tepat.

”Adapun ciri-ciri dari wirausahawan itu dapat meliputi kreatif, niat yang kuat, memiliki semangat yang tinggi, jiwa leadership yang bagus, serta komitmen yang tiggi,” ujarnya.

Peserta yang yang terdiri atas ibu-ibu PKK Warga Kelurahan Podorejo itu tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, narasumber Emy Susiatin memberikan contoh produk dengan bahan dasar singkong yakni Brouwnies dan Nugget.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM) memberikan Pelatihan Inovasi Pengolahan Ketela Pohon sebagai Alternatif Pendapatan Tambahan Keluarga di Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, 19 Oktober 2025.Foto:dok

Mneurut Emy, konsep dasar dari wirausaha meliputi kelincahan, tahan banting, kecepatan, kelenturan, dan kekuatan.

Hal tersebut juga mempengaruhi tujuan dari kewirausahaan itu sendiri dalam meraih keuntungan, membuka lapangan kerja, dan memotivasi orang lain.

”Dalam berwirausaha, perlu adanya catat mencatat/pembukuan. Pada intinya keuangan usaha harus terpisah dengan keuangan rumah tangga, dan harus tertib tercatat dalam pembukuan kas, buku penjualan, pembelian bahan, persediaan,” jelasnya.

Hal senada dikatakan narasumber lain, Wahyu Puspitasari. Menurutnya, dengan keadaan ekonomi yang tidak menentu serta kurang baik kondisinya, harus ada alternatif lain untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalnya PHK.

Dia berharap, dengan kegiatan itu peserta semakin menyadari perlunya melakukan usaha, dengan inovasi olahan singkong menjadi produk kekinian yang siap dijual.

”Di era sekarang yang serba digital ini, pemasaran bukan lagi sekadar soal menjual produk, tetapi tentang membangun hubungan atau relasi dengan mitra, menciptakan nilai,” ungkapnya.

Pemanfaatan internet dengan penggunaan gadget sebagai alat marketing, dapat membantu lebih cepat dalam melakukan pemasaran suatu produk yang akan di pasarkan.

”Tujuan utama marketing adalah untuk meningkatkan penjualan dan mendapatkan keuntungan,” tandasnya.St

 

You Might Also Like

Untag Semarang Bekali Pendidikan Karakter bagi Mahasiswa Peraih Beasiswa
Mitra Binaan UNDIP di Jepara Tembus Ekspor Teri ke Jepang dan Singapura, Tingkatkan Daya Saing Nelayan Lokal
Akademisi Dorong Kemajuan Fintech di Indonesia
Untag dan Hankuk University Korea Buka Studi Baru dengan Metode LMS
Peringati Dies Natalis ke-38, USM Gelar Pameran EXPLOREaction di CFD Jalan Pahlawan Semarang
TAGGED:Beri Pelatihan InovasiPengolahan Ketela Pohon sebagai Pendapatan TambahanTim PkM USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?