Tingkatkan Kompetensi Siswa, Tim PkM USM Latih Kepemanduan Wisata di SMKN 2 Semarang

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Pariwisata Universitas Semarang (USM) memberikan pelatihan kepemanduan wisata kepada siswa SMK Negeri 2 Semarang, baru-baru ini. Foto:dok
SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Pariwisata Universitas Semarang (USM) memberikan pelatihan kepemanduan wisata kepada siswa SMK Negeri 2 Semarang, baru-baru ini.
Kegiatan bertajuk “Peningkatan Pemahaman Kepemanduan Wisata” ini diikuti oleh 32 siswa kelas XI ULP 1 dan berlangsung secara interaktif serta edukatif.
Dipimpin oleh Muchammad Satrio Wibowo, S.Kel., M.Sc, tim PkM USM yang juga terdiri dari Herman Novry Kristiansen Paninggiran, S.E., M.MPar, Desika Nur Jannah, S.Pd., M.MPar, dan Almas Nabili Imanina, S.Tr.Par., M.MPar, menyampaikan materi secara aplikatif terkait peran penting seorang pemandu wisata dalam industri pariwisata. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan dasar, etika profesi, hingga keterampilan komunikasi yang menjadi kunci sukses di lapangan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam bidang kepemanduan wisata, yang merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pariwisata,” jelas Muchammad Satrio.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala Sie Hubungan Kerja Sama Industri SMKN 2 Semarang, Kusniyati, S.ST.Par, mengapresiasi kolaborasi dengan tim dosen USM.
“Kami berterima kasih kepada tim pengabdian dari perguruan tinggi yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada siswa kami. Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk menambah wawasan dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja,” ungkapnya.
Selama kegiatan, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam simulasi praktik kepemanduan wisata. Salah satu peserta, Ayla Sabithania Putri, mengaku mendapat banyak wawasan baru.
“Ternyata menjadi pemandu wisata tidak hanya butuh pengetahuan, tapi juga harus percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan baik,” katanya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa SMK Negeri 2 Semarang memiliki bekal yang lebih kuat untuk bersaing di industri pariwisata yang terus berkembang. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak bangku sekolah. St