By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Usulan Pembangunan Tanggul Laut di Demak Diterima Badan Otorita Pantura
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Usulan Pembangunan Tanggul Laut di Demak Diterima Badan Otorita Pantura

Last updated: 10 Desember 2025 06:28 06:28
Jatengdaily.com
Published: 10 Desember 2025 09:00
Share
Wagub Jateng Taj Yasin, saat rapat bersama Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/12/2025). Foto: prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan, usulan pembangunan tanggul laut dengan skema hybrid sea wall (tanggul laut) di perisir Kabupaten Demak, telah diterima Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa.

“Untuk hybrid sea wall nanti dari Kabupaten Demak sampai ke Jepara,” kata Taj Yasin, saat rapat bersama Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa (9/12/2025).

Untuk kesiapan teknis, Pemprov Jateng melibatkan pemerintah kabupaten/ kota. Sebab, Badan Otorita Pantura Jawa juga akan membentuk tim-tim di lapangan, yang berkolaborasi dengan pemerintah daerah.

Wakil Ketua II Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa, Suhajar Diantoro mengatakan, pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan tanggul laut Pantura Jawa, di Teluk Jakarta dan Teluk Semarang. Teluk Semarang meliputi perairan di berarti di Kabupaten Kendal, Kota Semarang, dan Kabupaten Demak sebagian.

“Itu prioritas pertama. Dan kalau kita cermati ternyata di beberapa tempat lain, termasuk misalnya sebagian (Kabupaten) Batang, Tegal, dan Pekalongan, itu juga sudah luar biasa (dampak rob)” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan tanggul laut secara keseluruhan di Pantura Jawa membutuhkan waktu 20-30 tahun. Untuk percepatan prioritas pembangunan di Teluk Jakarta dan Semarang, diperkirakan butuh waktu delapan tahun.

Pihaknya ingin keberagaman metode dalam pembangunan giant sea wall. Ada yang dibangun menggunakan full beton, namun ada juga yang hanya dengan penguatan ekosistem hutan mangrove.

“Yang mangrovenya masih kuat, maka akan dilakukan penguatan terhadap mangrovenya. Pada bagian-bagian tertentu, mungkin cukup (penguatan) tanggul pantai,” ucapnya.

Saat ini, kata Suhajar, Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa bersama Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut, sedang melakukan survei batimetri dan soil investigasi (penyelidikan tanah) di Teluk Semarang dan Jakarta. Survei di Teluk Semarang sudah mencapai 70% lebih.

Setelah survei selesai, kemudian dilanjutkan pekerjaan konsultan, rencananya dimulai pada Januari 2026. Diperkirakan pekerjaan konsultan akan berjalan lebih kurang enam bulan untuk merancang desain, sekaligus menghitung dampak-dampak sosialnya.

Dia memperkirakan, dokumen akan lengkap pada Juli 2026. Kemudian akan dilakukan rapat dengan presiden, dan menteri. Bilamana disetujui, maka diharapkan ground breaking pembangunan tanggul laut dilakukan pada September 2026. she

You Might Also Like

Prof Gunarto Rektor Baru Unissula
Kasus Positif COVID-19 Menurun, Pasien Sembuh 747 Orang
Ganjar Bolehkan Warganya Tirakatan 17-an Asal Patuhi Protokol Kesehatan
Sesuatu yang Haram Bisa Saja Diperbolehkan
Sowan Abuya Muhtadi Banten, Ganjar Diberi Nasihat tentang Kondisi Bangsa
TAGGED:Tanggul Laut di Demakwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?