By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Warga Binaan Lapas 1 Semarang Diberi Pelatihan Membatik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Warga Binaan Lapas 1 Semarang Diberi Pelatihan Membatik

Last updated: 18 Juli 2025 07:53 07:53
Jatengdaily.com
Published: 18 Juli 2025 08:00
Share
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar pelatihan membatik bagi warga binaan. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar pelatihan membatik bagi warga binaan pemasyarakatan di unit rotan Lapas. Bekerja sama dengan Kinanthi Wastra Batik, pelatihan melibatkan 20 orang warga binaan.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Fonika Affandi mengatakan, melalui kegiatan tersebut, beliau ingin menggali potensi warga binaan.

“Untuk menjadi seorang entrepreneur ataupun yang bergerak dibidang kewirausahaan, semua berawal dari potensi diri, minat dan bakat. Menggali potensi diri itu yang utama kita harus kenali diri kita seperti apa,” kata Kalapas pada pembukaan pelatihan, Selasa (15/7/2025).

Menurut dia, berhasil atau tidaknya pembinaan perlu 3 pilar. Tiga pilar tersebut yaitu WBP sebagai pelaku, petugas pemasyarakata dan masyarakat, baik pemerintah maupun swasta. Pilar tersebut harus senantiasa berkolaborasi, bekerja beriringan dan berdampingan.

“Kesempatan yang diberikan saudara-saudara tidak semua dimiliki teman-teman yang lain, 20 orang ini adalah orang terpilih yang melalui seleksi kepribadian, minat dan bakat,” ungkapnya.

Fonika juga mengatakan, kegiatan tersebut juga merupakan langkah strategi dalam mendukung program pemerintah melalui asta cita pemberdayaan, penguatan SDM dan peningkatkan kesejahteraan setiap individu.

“Ketika sudah mengikuti pelatihan, sudah ahli dalam membatik, nilai jualnya akan semakin tinggi. Inilah yang kami harapkan, agar saudara juga berproses memperbaiki diri, agar setelah selesai kembali menjadi manusia yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Kinanti Wastra Batik, Siti Kholifah (Olif) menjelaskan materi pelatihan yang akan diajarkan kepada warga binaan.

“Akan dimulai semua hal yang dipelajari dari batik. Diawal mereka akan diajari apa itu batik, prosesnya seperti apa, bahan dan alatnya apa. Kemudian lanjut membuat desain motif batik, kita akan perkenalkan ada beberapa desain motif batik,” kata dia.

“Setelah desain tadi, akan diajarkan bagaimana memindahkan desain ke kain menggunakan canting. Selesai pencantingan kita akan mengajarkan proses perwanaan, bagaiman mempelajari harmoni warna, agar batik itu menjadi menarik. Terakhir pelepasan lilin malam sehingga siap dijual,” jelas Olif.

Menurut Olif, dalam membuat batik tidak hanya sekedar membuat desain tapi harus ada filosofi dalam tiap motif yang dibuat. Karena pada dasarnya batik itu merupakan seni perwujudan penghayatan. adri-she

You Might Also Like

Kepala BNPB Pastikan Penanganan Darurat Bencana Sukabumi Berjalan Optimal
BPOM RI Tegaskan Susu Formula di Indonesia Aman
Dinas Pendidikan Kota Semarang Intensifkan Konseling di Sekolah, Kasus Bunuh Diri Pelajar Memprihatinkan
Mahasiswa USM Gelar Pelatihan Content Digital
Rapid Test Tak Jamin Bebas Karantina Pemudik ke Solo
TAGGED:Fonika AffandiWarga Binaan Lapas 1 Semarang Diberi Pelatihan Membatik
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?