Wisuda Ke-73 USM, Rektor Berpesan agar Wisudawan menjadi Aktor Perubahan

Rektor USM, DR Supari ST MT memberi sambutan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-73, Rabu 27 Agustus 2025.Foto:dok
SEMARANG (Jatengdaily.com) – Rasa haru dan bangga menyelimuti Auditorium Ir. Widjatmoko dan Auditorium Prof. Dr. Muladi, S.H., Gedung Menara Universitas Semarang (USM) pada Rabu (27/8/2025).
Dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Ke-73, ratusan wisudawan hadir dengan wajah sumringah, menyongsong babak baru perjalanan hidup mereka.
Di hadapan para wisudawan, Rektor USM, Dr. Supari, S.T., M.T., menyampaikan pesan yang penuh makna. Dengan suara bergetar namun mantap, ia mengingatkan agar tidak pernah jumawa atas nikmat yang diberikan Tuhan.
“Kita jangan angkuh pada rahmat-rahmat Tuhan. Kalau Allah memilih Anda sukses, terimalah dengan syukur. Ada banyak saudara kita di daerah-daerah yang bahkan tak pernah bermimpi bisa kuliah. Maka kalau USM diberi berkah untuk memberikan beasiswa, mari kita gunakan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Pesan itu sejalan dengan komitmen nyata USM dalam menghadirkan pendidikan yang merata. Lewat ajang 1st USM Open Golf Tournament and Charity 2025, kampus ini berhasil menggalang dana Rp400 juta untuk beasiswa. Dana tersebut akan membiayai enam mahasiswa baru hingga lulus, serta membantu 12 mahasiswa yang hampir terhenti kuliahnya karena kendala biaya.
Lebih jauh, Supari menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang. Ia mengajak para wisudawan menghayati setiap syair lagu yang dilantunkan dalam upacara—dari Indonesia Raya, Padamu Negeri, Hymne, hingga Mars USM. Menurutnya, semua itu adalah doa dan janji yang harus diwujudkan ketika para wisudawan terjun ke masyarakat.
“USM telah membekali Anda dengan ilmu dan nilai-nilai kebangsaan. Kini saatnya Anda menjaga, mengamalkan, dan menebarkannya di manapun berada,” katanya.
Tak hanya berhenti pada hari kelulusan, USM juga menyiapkan after graduation service. Rektor menegaskan, kampus akan terus mendampingi para alumninya, bahkan siap memberikan rekomendasi bagi mereka yang tengah meniti karier.
Di penghujung sambutannya, Supari meneguhkan keyakinannya bahwa dunia akan terus berubah, dan para wisudawanlah yang kelak akan menjadi motor penggerak.
“Jangan hanya puas menyesuaikan diri dengan perubahan, tetapi jadilah aktor yang membawa kemajuan. Teruslah berbenah, ambil setiap peluang, tingkatkan kualitas dan martabat diri. Bagi yang bekerja maupun berwirausaha, mari kita berkolaborasi. Dan yang terpenting, mari kita jaga bersama nama baik USM,” tuturnya penuh semangat.
Hari itu, wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan momentum lahirnya para penerus bangsa yang diharapkan mampu memberi warna dan perubahan positif bagi masyarakat. St