By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Akhir Tragis Teror Deepfake: Mahasiswa PTN Semarang Pengedit Foto Bugil AI Mahasiswi UNS Resmi Diringkus Polisi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Akhir Tragis Teror Deepfake: Mahasiswa PTN Semarang Pengedit Foto Bugil AI Mahasiswi UNS Resmi Diringkus Polisi

Last updated: 7 Agustus 2026 07:01 07:01
Jatengdaily.com
Published: 7 Agustus 2026 05:26
Share
Zainal Abidin Petir
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – ​Dunia pendidikan tinggi di Jawa Tengah diguncang kejahatan berbasis digital yang memanfaatkan kemajuan teknologi secara keji. Seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berinisial E menjadi korban manipulasi teknologi Artificial Intelligence (AI) atau deepfake bermuatan pornografi.

Setelah melalui penyelidikan intensif, pelaku kejahatan siber yang ternyata seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) di Semarang kini berhasil ditangkap dan dijebloskan ke dalam tahanan.

​Kasus yang menimpa E bermula sejak awal tahun, tepatnya pada 1 Januari 2026. Saat itu, hari-hari E mendadak berubah menjadi mimpi buruk ketika akun-akun Instagram anonim mulai menerornya secara agresif melalui pesan singkat (direct message).

Puluhan foto rekayasa digital yang menampilkan wajah E dalam kondisi tak senonoh dikirimkan secara bertubi-tubi.

​Kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, mengungkapkan betapa kejamnya manipulasi digital yang dialami kliennya. Wajah asli E dicatut dan ditempelkan pada foto serta video syur.

​”Puluhan foto diedit menjadi tidak senonoh menggunakan AI. Wajah asli milik korban, namun posisi badan yang berdiri diedit hingga telanjang bulat. Bahkan, ada dua video manipulasi yang memperlihatkan seolah-olah korban sedang melakukan hubungan badan. Wajahnya memang wajah E, tetapi dari leher ke bawah adalah tubuh orang lain,” terang Zainal Petir saat mendampingi kliennya.

​Zainal menegaskan bahwa kliennya tidak pernah membuat ataupun mendokumentasikan hal-hal tidak terpuji tersebut. Semua murni merupakan hasil rekayasa deepfake.

​Awalnya, E sempat memberanikan diri merespons akun teror tersebut untuk menanyakan asal-usul foto. Pelaku mengaku mendapatkan gambar-gambar itu dari sebuah grup Telegram, meski enggan membocorkan nama grupnya. E juga sempat memilih mengabaikan teror tersebut karena tahu foto itu palsu. Namun, penyebaran yang makin meluas ke media sosial berpotensi menghancurkan masa depan serta merusak nama baiknya, hingga membuat korban mengalami stres berat dan rasa malu yang mendalam.

​Tak tinggal diam, E mencoba menelusuri jejak pelaku secara mandiri. Dari situlah terkuak fakta mengejutkan: E bukan satu-satunya korban. Ada sedikitnya enam wanita lain yang bernasib sama. Seluruh korban memiliki benang merah yang identik, yakni sama-sama alumni SMAN 1 Cepu, Kabupaten Blora. Dari total tujuh korban, empat orang kini berstatus mahasiswi di Semarang dan tiga lainnya menempuh pendidikan di Solo, termasuk E.

​”Ada video teman SMA korban dengan adegan melanggar kesusilaan, ada juga foto teman perempuan lainnya yang diedit telanjang bulat. Pelakunya sangat biadab,” tegas Zainal.

​Berbekal bukti-bukti tersebut, E mendatangi Direktorat Reserse Siber (Dirresiber) Polda Jawa Tengah untuk menuntut keadilan. Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan pemeriksaan maraton, analisis jejak digital (profiling), hingga akhirnya berhasil membongkar identitas serta mengamankan pelaku.

​”Pada Selasa, 4 Agustus, pelaku resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Tersangka merupakan mahasiswa salah satu PTN di Semarang,” ungkap Zainal.

​Atas kerja cepat dan ketegasan jajaran kepolisian, Zainal Petir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dirresiber Polda Jateng. Ia juga mendesak agar pelaku dijerat dengan hukuman berat atas perbuatan keji yang merusak masa depan dan psikologis para korban.

​”Kami sangat berterima kasih kepada Dirresiber Polda Jateng yang bertindak cepat dan maraton hingga pelaku ditemukan. Pelaku harus dihukum berat karena telah membuat korban stres berat dan malu akibat foto telanjang bulat rekayasa tersebut disebar di media sosial,” pungkas Zainal. St

You Might Also Like

Pemilihan Ketum SneX Memanas, Lutfi Siap Bawa Era Baru Suporter PSIS
Kunjungi Ponpes Sukamanah, Ganjar Diminta Pegang Pedang Bambu Zainal Musthafa
Undip dan Itekes Cendekia Utama Ajarkan Inovasi Pot Aromaterapi Atsiri bagi UMKM & KWT di Desa Selokarto Batang
USM Cup Berjalan Maksimal, 2023 akan Digelar Tingkat Nasional
Indonesia Tembus Tiga Besar SEA Games 2021 Vietnam
TAGGED:Akhir Tragis Teror DeepfakefypMahasiswa PTN SemarangMahasiswi UNSPenjual Foto Bugil AIResmi Diringkus Polisi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?