SEMARANG (Jatengdaily.com)– Bidang Sosial Masyarakat Badan Eksekutif (BEM) Mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) 2026 melalui program kerja Environmental Dispatch (E-Dispatch) resmi meluncurkan inisiatif Gelas Reusable di lingkungan kantin Sekolah Vokasi, Tembalang, Semarang.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai sekaligus mendorong penerapan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan dalam aktivitas jual beli sehari-hari di lingkungan Sekolah Vokasi. Melalui program ini, gelas yang dapat digunakan kembali (reusable cups) disediakan bagi para pengelola kantin sebagai alternatif pengganti wadah minuman sekali pakai.
Peluncuran program ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan penyerahan secara simbolis sebanyak 400 gelas reusable. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BEM SV UNDIP 2026, Zahran Achmad Muyassar; Kepala Bidang Sosial Masyarakat BEM SV Undip 2026, Maulana Zakky Pahlevi; Ketua Pelaksana Environmental Dispatch, Adilla Saqif Adhiya Ulya; jajaran anggota Bidang Sosial Masyarakat BEM SV Undip 2026; serta perwakilan dari masing-masing kantin yang berpartisipasi.

BEM SV Undip luncurkan gelas reusable. Foto: dok
Sebanyak 100 gelas didistribusikan kepada masing-masing dari empat kantin, yaitu Kantin Ami Afi, Kantin Mba Ita, Kantin Oepatra, dan Kantin Berkah. Distribusi awal ini sekaligus menjadi penanda dimulainya penggunaan gelas reusable secara resmi di kawasan kantin Sekolah Vokasi.
Kepala Bidang Sosial Masyarakat BEM Sekolah Vokasi Undip 2026, Maulana Zakky Pahlevi, menyampaikan harapannya agar gelas reusable yang telah disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pengelola kantin maupun masyarakat Sekolah Vokasi.
“Setelah peluncuran dan pendistribusian awal gelas reusable ini, kami berharap pihak kantin dapat memanfaatkannya secara maksimal bagi mahasiswa maupun seluruh masyarakat Sekolah Vokasi yang berkunjung. Kami juga berharap inisiatif ini dapat membantu mengatasi permasalahan lingkungan di sekitar kawasan kantin, khususnya dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai yang berbahaya dan tidak ramah lingkungan,” jelasnya, Rabu (4/11/2026).
Melalui inisiatif ini, BEM Sekolah Vokasi Undip mendorong terbangunnya kolaborasi antara pengelola kantin dan seluruh elemen masyarakat kampus dalam menciptakan kebiasaan yang lebih berkelanjutan. Penyediaan gelas reusable bukan sekadar menjadi fasilitas tambahan bagi kantin, melainkan juga merupakan langkah nyata dalam mengurangi timbulan sampah plastik serta meningkatkan kesadaran lingkungan melalui aktivitas sederhana yang dilakukan sehari-hari.
Bagi Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, inisiatif seperti Environmental Dispatch mencerminkan pentingnya penerapan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab kolektif dalam mewujudkan lingkungan kampus yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dengan melibatkan pengelola kantin dan mahasiswa dalam aksi sederhana tetapi bermakna, program ini berupaya menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai kebiasaan yang dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.
Peluncuran Gelas Reusable menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan kantin yang lebih bersih dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang berkesinambungan serta penggunaan gelas reusable secara konsisten, BEM Sekolah Vokasi Undip berharap inisiatif ini dapat berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan yang lebih kuat di seluruh lingkungan Sekolah Vokasi. she



