Bocah 5 Tahun di Kudus Hanyut di Anak Sungai Perak, Tim SAR Lakukan Pencarian

2 Min Read
Bocah 5 tahun di Kudus hanyut di Anak Sungai Perak, Tim SAR lakukan pencarian. Foto: basarnas

KUDUS (Jatengdaily.com) — Seorang anak perempuan bernama Ismi Najiba Ulya (5), warga Kayuapu Wetan, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, dilaporkan hanyut dan hilang di anak Sungai Perak, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Minggu sore (11/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi cuaca hujan dengan debit air sungai meningkat.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Budiono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan satu tim dari Basarnas Pos SAR Jepara untuk melakukan upaya pencarian korban bersama tim SAR gabungan.

“Benar, pagi ini kami menerima laporan kejadian bocah hanyut pada Minggu sore kemarin. Saat ini satu tim dari Basarnas Pos SAR Jepara telah kami berangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian,” ungkap Budiono.

Berdasarkan keterangan saksi mata Munaji, warga sekitar lokasi kejadian, korban saat itu bermain sepeda bersama dua orang kakaknya di area genangan limpasan air anak Sungai Perak. Kakak pertama mengendarai sepeda sendiri, sementara korban dibonceng oleh kakaknya yang kedua.

Saat melintasi jalan yang licin akibat hujan deras, sepeda yang ditumpangi korban tergelincir. Korban terjatuh ke sungai kecil di sisi jalan, sementara sang kakak masih sempat berpegangan pada sepeda.

“Korban yang masih kecil tidak mampu menahan derasnya arus limpasan air sehingga terseret arus,” jelas Budiono.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Basarnas Pos SAR Jepara untuk dilakukan operasi pencarian. Dalam operasi SAR ini, tim dikerahkan dengan sejumlah peralatan, antara lain Rescue Car Tipe 1, peralatan SAR air lengkap, Aqua Eye, serta peralatan komunikasi.

“Kami mengirimkan satu tim lengkap dengan peralatan SAR air. Semoga cuaca membaik dan debit air berkurang sehingga tim SAR gabungan dapat segera menemukan korban,” pungkas Budiono.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menyisir aliran anak Sungai Perak dan wilayah sekitarnya. she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.