By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Boyamin Saiman Sebut Jawa Tengah Darurat Korupsi, KPK Cuma Berani Tangkap Ikan Kecil
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Boyamin Saiman Sebut Jawa Tengah Darurat Korupsi, KPK Cuma Berani Tangkap Ikan Kecil

Last updated: 28 Agustus 2026 16:20 16:20
Jatengdaily.com
Published: 28 Agustus 2026 16:20
Share
Boyamin Saiman
SHARE

​SEMARANG (Jatengdaily.com) — Maraknya Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah di Jawa Tengah mendapat sorotan tajam dari Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Ia menilai kinerja lembaga antirasuah tersebut saat ini cenderung tebang pilih dan hanya berani mengincar target skala kecil.

​Pernyataan lugas itu disampaikan Boyamin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Peradin Pusat, usai menghadiri Pelantikan Pengurus Peradin Jawa Tengah di Hotel Fave Semarang, Jumat (28/8/2026).

​Boyamin mengkritik KPK yang dinilainya kehilangan taring untuk membongkar skandal korupsi bernilai jumbo. Kinerja KPK dinilai kalah jauh dibandingkan Kepolisian maupun Kejaksaan Agung yang mampu mengusut kasus-kasus kakap hingga ratusan triliun rupiah.

​”KPK sementara ini belum berani sentuh ‘ikan besar’, beraninya cuma ikan kecil-kecil seperti Bupati yang asal partainya bukan dari lingkaran kekuasaan. Nilai OTT-nya pun tergolong kecil, ada yang 300 juta rupiah, bahkan kasus Rektor tidak sampai 1 miliar rupiah. Ini prihatin, mereka seolah sekadar mengejar target formalitas agar dianggap bekerja,” ujar Boyamin.

​Ia menambahkan, kondisi praktik korupsi di wilayah Jawa Tengah saat ini sudah berada pada taraf darurat. Dari puluhan kabupaten dan kota di Jateng, Boyamin menyebut hampir seluruhnya rawan praktik penyimpangan.

​”Jawa Tengah itu sudah darurat korupsi. Kalau minta saya tunjukkan kepala daerah yang benar-benar bersih dan punya kemauan ikhlas untuk tidak mengambil keuntungan, di Jateng baru ada satu. Di tingkat nasional pun, dari seluruh Indonesia, paling cuma ada dua yang bersih. Artinya, 90 persen lebih riskan nakal,” tegasnya.

​Menurut analisis MAKI, terdapat tiga klaster utama yang menjadi sarang korupsi di lingkup Pemkab, Pemkot, hingga Pemprov Jawa Tengah:

  • ​Promosi dan Mutasi Jabatan: Jual beli posisi di lingkaran birokrasi.
  • ​Pengaturan Proyek: Pengkondisian tender pembangunan fisik dengan pelbagai modus manipulasi syarat teknis.
  • ​Perdagangan Pengaruh (Trading in Influence): Bermain dalam penerbitan izin-izin usaha, baik skala kecil maupun industri besar.

​Boyamin memproyeksikan, jika KPK mau bekerja lebih ekstra dan agresif di wilayah Jawa Tengah, jumlah kepala daerah yang terjerat OTT bisa melonjak drastis hingga akhir tahun 2026.

​”Kalau KPK rajin dan mau berkolaborasi penuh, dalam tahun ini bisa menambah 5 sampai 6 kepala daerah lagi di Jateng. Setiap bulan bisa dapat satu, sehingga totalnya genap 10 kepala daerah yang terciduk. Kebocoran anggaran kita ini bukan lagi sekadar rembes, tapi sudah jebol,” pungkasnya. St

You Might Also Like

Pemkot Semarang Terbitkan Surat Edaran Antisipasi Timbunan Sampah Nataru
Raih Medali Emas Asian Games, Amellya Nur Sifa Disambut Pj Bupati Temanggung
FH Unissula Miliki Tujuh Pusat Studi Hukum
Kunjungan Mendadak, Pejabat Kemenag RI Beri Wejangan Santri TPQ Plus Al-Qodar
Angela Nadira Sukses Raih Gelar Sarjana Hukum di Usia 20 Tahun
TAGGED:boyamin saimanSebut Jawa Tengah Darurat Korupsi: KPK Cuma Berani Tangkap Ikan Kecil
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?