By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Demak 523 Tahun: Bangkit dari Akar Lokal, Melaju ke Ekonomi Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Demak 523 Tahun: Bangkit dari Akar Lokal, Melaju ke Ekonomi Berkelanjutan

Last updated: 28 Maret 2026 19:36 19:36
Jatengdaily.com
Published: 28 Maret 2026 19:36
Share
Bupati Eisti'anah bersama jajaran Forkompimda saat menyerahkan penghargaan kepada Puskemas Guntur 2 yang berhasil sandang status WBK, bersamaan momentum Hari Jadi Kabupaten Demak. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Semangat baru terasa dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak ke-523 yang digelar di halaman Setda Demak, Sabtu (28/03/2026). Di tengah suasana khidmat, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen ini sebagai titik tolak kebangkitan berbasis potensi lokal.

Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, SE menegaskan bahwa tema tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan arah nyata pembangunan. Fokus utama diarahkan pada penguatan sektor unggulan dengan memaksimalkan kekuatan yang telah dimiliki daerah.

“Tema ini mengajak kita semua untuk tumbuh dari potensi lokal. Dengan sinergi dan dukungan berbagai pihak, kita bisa bangkit sesuai arahan Bapak Presiden, bahwa Indonesia harus kuat dari kemampuannya sendiri,” ujar Eisti’anah usai upacara.

Ia menyebut, Demak memiliki fondasi kuat dari sektor pertanian, perikanan, UMKM, hingga pariwisata. Jika dikelola secara maksimal dan berkelanjutan, sektor-sektor tersebut mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.

“Dengan kolaborasi dan kerja sama, sedikit demi sedikit kita bisa membawa Demak menjadi lebih maju dan sejahtera. Kuncinya bukan saling menyalahkan, tetapi saling menguatkan,” tambahnya.

Tak hanya aspek ekonomi, Eisti’anah juga menyinggung pentingnya nilai spiritual dalam pembangunan. Menurutnya, doa dan restu para kiai serta alim ulama menjadi energi tersendiri dalam menjaga keberkahan dan arah pembangunan daerah.

Di sisi lain, persoalan banjir dan rob yang masih menghantui kawasan pesisir juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi, termasuk menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Penanganan rob ini menjadi tanggung jawab kami. Kami terus berupaya, termasuk mendorong pembangunan giant sea wall sebagai solusi jangka panjang bagi wilayah pesisir,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan. Ia berharap, dengan sinergi yang kuat, Demak mampu mewujudkan visi sebagai daerah yang cerdas, religius, mandiri, serta tangguh menghadapi tantangan zaman. rie-she 

You Might Also Like

Hari Bakti TNI Angkatan Udara, Lanud Iswahjudi Beri Bantuan Sembako
Kuliah Praktisi Jembatani Teori dengan Praktik bagi Mahasiswa
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1445 H Jatuh pada Senin 17 Juni 2024
Tim PkM FTIK USM Beri Pelatihan Strategi Public Speaking ke Siswa SMK Yayasan Pharmasi Semarang
Bareskrim Dalami Dugaan Dana yang Diselewengkan ACT Mengalir ke Parpol
TAGGED:Demak 523 Tahun
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?