By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: DIYF 2026 Undip Satukan 15 Negara Lewat Festival Kuliner dan Malam Budaya Internasional
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

DIYF 2026 Undip Satukan 15 Negara Lewat Festival Kuliner dan Malam Budaya Internasional

Jatengdaily.com
Published: 19 Oktober 2026 07:11
Share
DIYF 2026 Undip berlangsung meriah. Foto: dok/humas
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Keragaman budaya dunia berpadu dalam sajian kuliner dan pertunjukan seni di Universitas Diponegoro (Undip). Melalui Kantor Urusan Internasional (KUI), Undip menggelar Diponegoro International Youth Festival (DIYF) 2026 pada Jumat (16/10/2026) di Lapangan Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang, Semarang. Berlangsung sejak sore hingga malam hari, kegiatan ini menghadirkan mahasiswa internasional dari 15 negara untuk merayakan keberagaman dan mempererat persahabatan lintas budaya.

Kelima belas negara tersebut adalah Malawi, Madagaskar, India, Pakistan, Gambia, Tanzania, Yaman, Nigeria, Vietnam, Filipina, Malaysia, Jepang, Belanda, Rusia, dan Myanmar. Mengenakan pakaian tradisional dari negara masing-masing, para mahasiswa internasional tampil dalam semangat kebersamaan sesuai dengan tema DIYF 2026, yaitu “Taste the World, Meet the Cultures”.

Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, S.I.P., M.Si., Ph.D., secara simbolis membuka DIYF 2026 melalui prosesi pengguntingan pita bersama Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global, Pulung Widhi Hari Hananto, S.H., M.H., LL.M., serta Supervisor Kemitraan dan Konektivitas Global, Anton Bowo Wicaksono, S.Hum.

Dalam sambutannya, Wijayanto menegaskan bahwa DIYF bukan sekadar perayaan, melainkan ruang untuk membangun pemahaman terhadap perbedaan melalui budaya dan kuliner.

“Kita rayakan sesuatu yang fundamental, lebih dari sebuah perayaan, namun membawa kapasitas diri kita untuk memahami perbedaan. Di sini ada Food Festival, seperti yang kita tahu, food is the universal love language,” ungkap Wijayanto.

Ia menjelaskan bahwa makanan merupakan bagian dari identitas dan memori yang menghubungkan seseorang dengan orang lain, sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan tradisi yang diwariskan lintas generasi.

“Makanan bukanlah tradisi yang ada di museum, tetapi kekal ada di meja makan keluarga. Gastronomy is meaningful, let’s share our stories and celebrate a wonderful cultural diplomacy,” tambahnya.

Rangkaian DIYF 2026 dimulai pukul 15.00 WIB melalui agenda Food Festival: Taste the World. Sebanyak 19 stan menyajikan makanan tradisional dari 15 negara yang diperkenalkan oleh mahasiswa internasional. Para pengunjung dapat menikmati beragam hidangan tersebut melalui penukaran kupon yang diperoleh saat registrasi.

Undip juga mengundang mahasiswa internasional yang sedang menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah, termasuk Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Keterlibatan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ini memperluas ruang interaksi dan memperkuat jejaring persahabatan lintas negara.

Kemeriahan berlanjut pada malam hari melalui agenda Cultural Night. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., dalam sambutannya mengajak mahasiswa internasional dan mahasiswa Indonesia untuk membangun persahabatan melalui pengenalan dan akulturasi budaya.

Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global Undip, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU., menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa internasional di Undip terus meningkat setiap tahun. Hal tersebut menjadi bagian dari perkembangan internasionalisasi kampus dan penguatan interaksi akademik maupun budaya di lingkungan universitas.

Sementara itu, Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global, Pulung Widhi Hari Hananto, menjelaskan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang ramah bagi mahasiswa internasional. Keterlibatan mahasiswa Indonesia dalam DIYF juga menjadi kesempatan untuk memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, dan membangun persahabatan dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Agenda Cultural Night berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung. Mahasiswa Indonesia dan mahasiswa internasional menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tarian Jepang oleh Harukaze Odori FIB Undip, medley lagu Nusantara oleh PSM Undip, K-Pop Dance oleh Dipo Dance Crew, hingga Tari Saman oleh Ratoh Jaroe.

Berbagai pertunjukan lainnya turut memeriahkan panggung, di antaranya tarian khas Afrika, India, Rusia, Yaman, dan Pakistan, serta penampilan lagu-lagu khas dari negara asal para mahasiswa. Setiap penampilan menjadi representasi identitas budaya sekaligus sarana untuk saling mengenal dan menghargai keberagaman.

Puncak acara ditandai dengan tarian bersama seluruh peserta yang diiringi musik dari DJ Hamka. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan semangat persahabatan mahasiswa lintas negara yang dipertemukan melalui perayaan budaya.

Melalui DIYF 2026, Undip terus memperkuat ruang interaksi bagi mahasiswa nasional dan internasional untuk berbagi pengalaman, mengenal budaya, serta membangun jejaring global. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Undip dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi dan mewujudkan visi sebagai universitas berkelas dunia (World-Class University). she 

You Might Also Like

Kuatkan Sinergi, Magister Ilmu Susastra FIB Undip Gandeng Universiti Brunei Darussalam
MTs Negeri 3 Demak Rayakan Kelulusan Dengan Berbagi di Desa Tenggelam Rob
Pakem USM, Rektor Sebut USM itu Tidak Hanya Ingin Megah Gedungnya Tapi Juga Megah Kualitasnya
Lulusan STIEMA Siap Bersaing di Dunia Usaha dan Dunia Industri
Rockpot Anak Sekolah untuk Menjaga Kebugaran Siswa
TAGGED:DIYF 2026 Undip
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?