By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dosen Sekolah Vokasi Undip Torehkan 41 Paten Granted, Dorong Riset Terapan hingga Hilirisasi Inovasi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Dosen Sekolah Vokasi Undip Torehkan 41 Paten Granted, Dorong Riset Terapan hingga Hilirisasi Inovasi

Last updated: 28 Juli 2026 07:12 07:12
Jatengdaily.com
Published: 28 Juli 2026 07:12
Share
Mohamad Endy Julianto, dosen Prodi TRKI Sekolah Vokasi Undip mengantongi 41 paten granted dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Komitmen perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri terus ditunjukkan oleh Dr. Mohamad Endy Julianto, S.T., M.T., dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI), Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip).

Hingga saat ini, Dr. Endy berhasil mengantongi 41 paten granted dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Dalam kurun sekitar tujuh bulan terakhir, ia menambah 11 paten granted sekaligus menerbitkan tujuh artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, sebagai bukti konsistensinya mengembangkan riset terapan yang berorientasi pada hilirisasi inovasi.

Menurut Dr. Endy, publikasi ilmiah dan paten bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya justru saling melengkapi dalam membangun ekosistem inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan industri.

“Publikasi menghasilkan pengetahuan baru, sedangkan paten melindungi inovasi agar memiliki peluang dikembangkan lebih lanjut oleh industri. Keduanya bukan untuk dipertentangkan, tetapi saling melengkapi dalam membangun ekosistem inovasi,” ujarnya.

Selama ini, riset yang dikembangkannya berfokus pada bidang rekayasa kimia, energi terbarukan, teknologi pangan, biomaterial, pengolahan limbah, teknologi ekstraksi hijau, hingga pemanfaatan sumber daya hayati lokal. Seluruh penelitian tersebut lahir dari persoalan nyata yang dihadapi industri dan masyarakat sehingga selaras dengan karakter pendidikan vokasi yang mengedepankan penyelesaian masalah melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sebelas paten granted terbaru mencakup berbagai inovasi, mulai dari proses pembuatan asam lemak berbahan minyak sawit, produksi bioavtur dari minyak goreng bekas, katalis biodiesel berbahan limbah tulang ayam dan ikan, bioplastik dari kulit jeruk bali, deterjen biodegradable, ekstraksi antioksidan kopi dengan teknologi air subkritis, hingga peralatan pemantauan air terintegrasi untuk sistem agrikultur.

Tak hanya menghasilkan paten, Dr. Endy juga aktif mendorong hilirisasi hasil penelitian. Salah satu inovasinya adalah Voca-Roaster, mesin sangrai kopi yang telah memperoleh Paten Granted Nomor IDS000011618 Tahun 2025. Teknologi tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Sekolah Vokasi UNDIP bersama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Putra Semarang, CV Anugrah Agung Semarang, dan Doeson Kopi Sirap Semarang dalam Program Dana Padanan 2023–2024.

Voca-Roaster dirancang untuk menjawab tantangan industri kopi, khususnya tingginya konsumsi energi dan belum konsistennya kualitas hasil sangrai. Melalui rekayasa sistem agitasi, desain drum, dan pengendalian proses yang lebih presisi, mesin ini mampu meningkatkan pemerataan panas, menjaga konsistensi profil roasting, serta lebih hemat energi dibandingkan mesin konvensional.

Direktur CV Anugrah Agung Semarang, M. Taufiq Maisur, ST, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha.

“Kami membutuhkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga benar-benar dapat diterapkan di lapangan. Voca-Roaster menunjukkan bahwa riset perguruan tinggi mampu menjawab kebutuhan industri. Teknologi ini lebih efisien, mudah dioperasikan, dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara komersial,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Doeson Kopi Sirap Semarang yang menilai teknologi tersebut mampu menghasilkan proses roasting yang lebih terkontrol sehingga kualitas produk menjadi lebih stabil.

Bagi Dr. Endy, keberhasilan sebuah penelitian tidak hanya diukur dari jumlah publikasi maupun paten, tetapi dari sejauh mana inovasi tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri.

“Ukuran keberhasilan penelitian tidak berhenti pada jumlah publikasi atau paten, tetapi ketika inovasi tersebut digunakan, memberikan manfaat ekonomi, meningkatkan daya saing industri, dan membuka peluang lahirnya teknologi baru,” katanya.

Selain aktif meneliti, Dr. Endy juga melibatkan mahasiswa dalam setiap tahapan penelitian, mulai dari pengembangan prototipe, penyusunan dokumen kekayaan intelektual, hingga kerja sama dengan mitra industri. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya inovasi sejak di bangku kuliah sekaligus memperkuat peran pendidikan vokasi sebagai penghubung antara dunia akademik dan kebutuhan industri.

Capaian 41 paten granted beserta berbagai publikasi internasional yang diraih Dr. Mohamad Endy Julianto menjadi bukti bahwa riset terapan di lingkungan pendidikan vokasi memiliki potensi besar menghasilkan teknologi yang inovatif, terlindungi secara hukum, serta siap dihilirisasikan untuk meningkatkan daya saing industri nasional. she

You Might Also Like

Polri dan TNI Perketat Pengamanan Pusat Keramaian di Kota Medan Antisipasi Teror
Penanganan Banjir Era Pemerintahan Mbak Ita Mendapat Apresiasi DPRD Kota Semarang
Magister Hukum USM Gelar Kuliah Praktisi
MAN 1 Kota Semarang Gelar Lomba Robotik
Gempa M 6,4 di Kepulauan Mentawai, Rumah Rusak Ringan
TAGGED:Dosen Sekolah Vokasi Undip Torehkan 41 Paten GrantedMohamad Endy Juliant
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?