By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dr Yulianto: Riset Lokal Bisa Tembus Internasional
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dr Yulianto: Riset Lokal Bisa Tembus Internasional

Last updated: 9 Juli 2026 07:39 07:39
Jatengdaily.com
Published: 8 Juli 2026 13:33
Share
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) Dr Yulianto Budi Setiawan dalam kegiatan Academic Writing Penulisan Artikel Ilmiah: Penguatan Kapasitas Akademik Menuju Publikasi pada Jurnal  Bereputasi, Rabu (8/7/2026). Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Penelitian yang dilakukan di tingkat lokal tetap bisa menembus jurnal internasional.

Hal itu dijelaskan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) Dr Yulianto Budi Setiawan dalam kegiatan Academic Writing Penulisan Artikel Ilmiah: Penguatan Kapasitas Akademik Menuju Publikasi pada Jurnal  Bereputasi, Rabu (8/7/2026).

”Sekalipun kita melakukan riset di tingkat lokal, tetapi bukan berarti hanya masuk di jurnal-jurnal lokal, namun bisa juga menembus jurnal internasional. Namun untuk menembus jurnal internasional tersebut perlu mengambil sudut pandang internasional, misalnya dengan melihat perbandingan dengan negara-negara lain,” kata dia dalam kegiatan yang digelar Prodi Ilmu Komunikasi, FTIK, Universitas Semarang.

Hal senada juga dijelaskan pembicara lain Dr Dewi Kartika Sari dari UKSW. Dia yang menyampaikan materi Strategi Publikasi di Jurnal Nasional dan Internasional Terindeks itu juga menyinggung penelitian lokal yang bisa diolah sehingga menjadi persoalan public global.

”Saat ini ada banyak riset penelitian tentang riset-riset global south. Kita bisa menambahkan aspek-aspek ini, sehingga penelitian yang dilakukan akan memiliki relevansi di dunia global,” ujar Dewi yang juga merupakan reviewer dari sejumlah jurnal internasional.

Lebih lanjut dia juga menjelaskan tentang penggunaan bigdata dalam penelitian sosial. Dia juga menjelaskan teknik crawling data dari media sosial untuk riset dan tool yang digunakan.

Kegiatan yang berlangsung di ruang teleconference tersebut juga menarik antusiasme peserta diskusi.

Sejumlah pertanyaan muncul misalnya tentang penggunaan artificial intelligence (AI) untuk penulisan artikel jurnal.

Yulianto mengatakan, sejumlah jurnal memperbolehkan penggunaan AI dalam penulisan artikel tetapi ada batasan-batasan yang harus dipatuhi. Selain itu ada statement pengunaan AI.

”AI misalnya bisa digunakan untuk persiapan, hanya membantu saja dan bukan sebagai penulis. Selain itu harus ada pernyataan tertulisan tentang penggunaan AI tersebut,” jelasnya.

Hal senada dijelaskan Dewi KS. Menurutnya, penggunaan AI diperbolehkan pada sejumlah jurnal dengan sejumlah ketentuan dan batasan, tetapi yang jelas AI bukan sebagai penulis pada artikel tersebut. St

You Might Also Like

Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana di Daerah Terparah
SBI Dukung Mudik Gratis, Mudik Aman dan Berkesan
Penundaan Distribusi Vaksin AstraZeneca untuk Pastikan Keamanan
Kemeriahan di HUT TNI
Rinni Siap Beralih ke Genre Pop?
TAGGED:Bisa Tembus InternasionalDr YuliantoRiset Lokal
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?