SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim esport Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah terus membangun optimisme. Berbekal kolaborasi strategis bersama Pengurus Daerah Esport Seluruh Indonesia (PD ESI) Kota Semarang dan dukungan fasilitas dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), atlet Jateng siap memecah kebuntuan dengan merebut medali emas pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV 2027 di Lampung.
Optimisme tinggi tersebut memuncak dalam bincang hangat Podcast PWI Jateng Corner bertajuk ‘’Membaca Peluang Emas Esport Jateng di Porwanas 2027’’ di Studio Dinus FM, Semarang, Kamis 20 Agustus 2026.
Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana, menegaskan bahwa esport menjadi salah satu cabor andalan dari 12 cabang olahraga yang bakal diproyeksikan menuju pesta olahraga antarwartawan se-Indonesia tersebut.
“PWI Jateng berkomitmen penuh. Berbekal sinergi bersama ESI Kota Semarang dan sokongan sarana Laboratorium Esport canggih milik Udinus, kami membidik medali dari tujuh keping emas esport yang diperebutkan di Lampung nanti,” tegas pria yang akrab disapa Iwan tersebut.
Selain Iwan, podcast yang disiarkan live itu, juga menghadirkan Ketua PD ESI Kota Semarang Vianney Ratna Manikamawi yang juga Manajer Tim Esport PWI Jateng di Porwanas 2027. Acara dipandu oleh Adhinda Dwi dari Dinus FM.
Menurut Iwan, PWI telah menyiapkan atlet yang direncanakan tampil di 12 cabang, meliputi bulutangkis, bridge, bulutangkis, biliar, bridge, domino, esport, futsal, fun run, karaoke, karya jurnalistik/fotografi, mini soccer, tenis lapangan, dan tenis meja.
Khusus esport sendiri, kata dia, sudah menunjukkan grafik peningkatan performa. Pertama kali tampil di Porwanas 2022 Malang Jatim, sudah menapak babak perdelapan final nomor e football. Dua tahun kemudian di Porwanas Banjarmasin Kalsel, sudah bisa menembus babak perempat final. Hal itu memberikan sinyal ada potensi besar di Porwanas Lampung nanti.
Langkah manajerial pun disiapkan secara matang. Ketua PD ESI Kota Semarang sekaligus Manajer Tim Esport PWI Jateng, Vianney Ratna Manikamawi atau Nana, mengaku tertantang menggembleng pewarta agar memiliki level permainan setara atlet profesional.
“Ritme latihan wartawan tentu berbeda dengan atlet profesional. Kami sudah menyiapkan strategi transfer knowledge, mulai dari mengasah refleks jempol, pengaturan timing, hingga teknik analisis pertempuran,” ujar Nana, yang juga menjabat Bendahara KONI Kota Semarang.
Sebagai langkah konkret, atlet PWI Jateng akan diikutsertakan dalam pemusatan latihan bersama atlet ESI Kota Semarang yang tengah bersiap menghadapi Porprov 2026.
Baik Iwan maupun Nana sepakat, adu mekanik di atas panggung esport tidak hanya mengandalkan ketangkasan jempol dan strategi, tetapi juga ketahanan mental. Manajemen emosi, ketenangan saat terdesak, dan eksekusi taktik yang disiplin menjadi kunci utama untuk bersaing di Porwanas 2027 mendatang. St


