TUNTANG (Jatengdaily.com) – Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, Saloka Theme Park kembali membuka ruang kreativitas bagi masyarakat melalui kompetisi cipta lagu bertajuk Saloka Mencari Musik (SMM).
Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian Saloka Fest 2026 sekaligus event pembuka untuk menjaring karya-karya kreatif, khususnya dari para pelaku seni musik di Tanah Air.
Kompetisi ini terbuka untuk umum dan berskala nasional. Pendaftaran serta pengumpulan karya dibuka mulai 20 Januari hingga 28 Februari 2026.
Mengusung tema “Keceriaan Rekreasi Keluarga”, SMM mengajak para musisi menuangkan imajinasi dan cerita tentang kebahagiaan, kehangatan, serta momen-momen sederhana saat berlibur bersama keluarga. Tema ini selaras dengan slogan Saloka Theme Park, “Ceria Tiada Habisnya.”
Menariknya, seluruh karya yang masuk akan dikurasi langsung oleh Eross Candra, musisi ternama yang dikenal luas sebagai gitaris band legendaris Sheila On 7. Kehadiran Eross menjadi nilai tambah sekaligus magnet tersendiri bagi para peserta, terutama generasi muda yang ingin mengekspresikan diri melalui karya orisinal.
Dalam sesi konferensi pers Saloka Mencari Musik yang digelar di kawasan Saloka Fest, Senin (19/1/2026), Dani Agung Nugroho, CFO PT Panorama Indah Permai selaku pengelola Saloka Theme Park, menyampaikan bahwa SMM bukan sekadar kompetisi, tetapi juga upaya Saloka dalam menjaring dan mendukung pemusik-pemusik berbakat.
“Melalui SMM, kami ingin memberi ruang dan kesempatan bagi musisi untuk menunjukkan karya terbaiknya. Saloka tidak hanya menjadi tempat rekreasi keluarga, tetapi juga wadah apresiasi dan pengembangan kreativitas,” ujar Dani.
Dari proses kurasi, akan dipilih tiga lagu terbaik yang masing-masing berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta. Komitmen Saloka dalam mendukung musisi tidak berhenti di situ.
Tiga karya terpilih juga akan difasilitasi proses produksinya dan didistribusikan ke berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube Music, dan Apple Music. Para pencipta lagu pun akan memperoleh hak royalti sesuai ketentuan yang berlaku.
Eross Candra mengaku tertarik terlibat sebagai kurator karena kompetisi cipta lagu seperti ini masih jarang ditemui. Ia menilai SMM sebagai pemicu kreatif bagi anak muda untuk lebih berani menciptakan karya sendiri.
“Lagu itu soal selera. Lewat acara ini, saya ingin tahu selera anak muda sekarang. Ini jauh lebih menarik daripada sekadar membuat jingle. Dulu, saat saya masih SMA, membawakan lagu ciptaan sendiri rasanya jauh lebih menyenangkan daripada menyanyikan lagu orang lain,” tutur Eross.
Informasi lengkap mengenai kompetisi Saloka Mencari Musik dapat diakses melalui media sosial Saloka Theme Park @salokapark. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman mencarimusik.salokapark.com dengan biaya pendaftaran Rp 150.000 per karya.
Melalui SMM, Saloka Theme Park menegaskan posisinya bukan hanya sebagai destinasi wisata keluarga, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi ide, ekspresi, dan kreativitas generasi muda Indonesia. St
0



