By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gugah Kesadaran Kampus, Prof Nasir Ingatkan USM, Visi Harus Hidup dalam Aksi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Gugah Kesadaran Kampus, Prof Nasir Ingatkan USM, Visi Harus Hidup dalam Aksi

Jatengdaily.com
Published: 7 Januari 2026 21:45
Share
Universitas Semarang (USM) menggelar Workshop Transforming University Vision to Action yang menghadirkan Prof. Drs. Mohamad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D sebagai narasumber utama pada Rabu (7/1/2026) pukul 09.00 WIB di Gedung Menara USM lantai 8, Ruang Teleconference. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas Semarang (USM) menggelar Workshop Transforming University Vision to Action yang menghadirkan Prof. Drs. Mohamad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D sebagai narasumber utama pada Rabu (7/1/2026) pukul 09.00 WIB di Gedung Menara USM lantai 8, Ruang Teleconference.

Workshop tersebut dihadiri antara lain, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM beserta jajaran, Rektor USM Dr Supari ST MT yang bertindak sebagai moderator serta pejabat struktural di setiap fakultas dan program studi.

Hadir pula Wakil Rektor I USM, Prof Dr Haslina MSi, Wakil Rektor II USM,  Dr Abdul Karim SE MSi, Ak CA, dan Wakil Rektor III USM Dr April Firman Daru SKom MKom.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong civitas akademika USM agar mampu menerjemahkan visi universitas ke dalam langkah-langkah nyata dan operasional. Dalam pemaparannya, Prof. Mohamad Nasir mengatakan, visi tidak boleh berhenti hanya sebagai dokumen atau slogan. Visi harus diterjemahkan ke dalam perencanaan strategis yang jelas dan dapat dijalankan.

Proses tersebut dimulai dengan menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki universitas, kemudian menentukan strategi yang tepat hingga dirumuskan dalam program kerja yang operasional.

”Visi yang tidak diterjemahkan hanya akan menjadi katalog. Ia hanya ada di atas kertas. Oleh karena itu, visi harus diwujudkan dalam strategic plan yang bisa dijalankan dan dipahami oleh seluruh stakeholder,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Nasir menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur pimpinan dalam mereview kembali program dan aksi yang telah dijalankan. Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara visi universitas dengan action plan yang telah dibuat.

”Tugas pimpinan adalah mereview apa yang sudah dilakukan. Kalau sudah sesuai dengan visi, segera jalankan. Jika belum, maka harus segera diperbaiki. Kesalahan itu wajar, yang penting adalah melakukan perbaikan dan pelatihan,” tambahnya.

Dia berharap, melalui workshop tersebut seluruh civitas akademika USM dapat memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan visi universitas secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga target dan tujuan institusi dapat tercapai secara optimal. St

You Might Also Like

Prodi TRKI dan RPM Vokasi Undip Terima Mahasiswa Program Beasiswa Sawit 2024
Dewan Mahasiswa Fakultas Psikologi USM Gelar Dialog Mahasiswa 2
Dukung Peningkatan Publikasi Mahasiswa, Jurusan TI FTIK USM Gelar Seminar Nasional
Indonesia Darurat Kekerasan Seksual pada Anak, Sebagian Besar Korban Enggan Melapor
Meriahkan Natal 2024, Siswa SMA 5 Semarang Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Guru dan Karyawan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?