DEMAK (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kabupaten Demak memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 melalui kegiatan Festival dan Apresiasi Karya Perempuan yang digelar di pelataran Sport Center Demak, Kamis (25/06/2026). Kegiatan bertema “Perempuan Berkarya, Ayah Hadir untuk Keluarga Berdaya di Kabupaten Demak” itu menjadi sarana memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mengapresiasi kontribusi perempuan dalam pembangunan.
Acara yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Juni 2026, tersebut menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari pameran produk UMKM, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan keluarga berencana (KB), layanan sosial, hingga senam bersama yang melibatkan masyarakat.
Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Kabupaten Demak, H. Agus Herawan, SIP, MM, mengatakan bahwa peringatan Harganas tahun ini memadukan dua momentum penting yang saling berkaitan, yakni penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat. Di dalam keluarga, perempuan memiliki peran strategis sebagai penyangga sekaligus penggerak yang turut menentukan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Sebagai tiang penyangga utama, peran ibu sangat luar biasa. Seorang perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi motor penggerak baik di rumah tangga maupun masyarakat. Perempuan berdaya juga mampu menghasilkan karya yang bernilai tinggi,” ujar Agus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, di antaranya Dinpermasdes, Forum UMKM, Dinkesda, Dinas Pertanian, serta sejumlah instansi dan mitra lainnya yang berkontribusi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, SE, yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai festival ini memiliki dampak positif bagi penguatan keluarga. Ia mengapresiasi kolaborasi Dinsos P2PA bersama berbagai organisasi perangkat daerah dalam menghadirkan layanan yang mendukung kesejahteraan keluarga.
“Kegiatan ini tidak sekadar memperingati Hari Keluarga Nasional, tetapi juga menjadi momentum untuk merayakan kekuatan keluarga dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang harmonis serta berkualitas,” kata Eisti’anah.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga. Menurutnya, fenomena fatherless yang belakangan menjadi perhatian perlu diantisipasi dengan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. “Kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai teladan bagi anak-anak. Karena itu, urusan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu, melainkan membutuhkan peran aktif kedua orang tua,” tegasnya.
Eisti’anah menambahkan, perempuan berdaya adalah perempuan yang mampu mengembangkan potensi diri di lingkungan keluarga maupun masyarakat tanpa meninggalkan perannya sebagai ibu dan pendamping keluarga. Ia berharap komunikasi yang baik antara suami dan istri dapat terus dibangun agar tercipta pembagian peran yang seimbang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga di era digital saat ini. rie-she

