By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Inovasi Canggih di Kendal: Ormawa Untag Semarang Sulap Desa Pasigitan Jadi Pusat Herbal Berbasis IoT
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Inovasi Canggih di Kendal: Ormawa Untag Semarang Sulap Desa Pasigitan Jadi Pusat Herbal Berbasis IoT

Last updated: 14 Agustus 2026 09:44 09:44
Jatengdaily.com
Published: 14 Agustus 2026 09:44
Share
Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), BEM Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang menghadirkan inovasi modern berupa fasilitas greenhouse Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dilengkapi sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Foto: dok
SHARE

KENDAL (Jatengdaily.com) — Langkah nyata mewujudkan Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal sebagai desa sehat dan berkelanjutan terus dimaksimalkan.

Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), BEM Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang menghadirkan inovasi modern berupa fasilitas greenhouse Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang dilengkapi sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT).

​Inisiatif bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat melalui Konservasi, Budidaya, dan Hilirisasi Tanaman Obat Keluarga untuk Mewujudkan Desa Pasigitan Sehat Berkelanjutan” ini dirancang sebagai sarana edukasi, konservasi, sekaligus pengembangan potensi herbal warga setempat.

​Pembangunan greenhouse berlangsung hangat melalui kerja sama gotong royong yang melibatkan Tim Pelaksana PPK Ormawa BEM UNTAG Semarang, dosen pendamping, Pemerintah Desa Pasigitan, Karang Taruna, masyarakat lokal, hingga tenaga ahli. Kehadiran PT Kencana Maju Bersama sebagai mitra eksternal turut memperkuat proyek ini melalui penyediaan material baja ringan berkualitas tinggi.

​Perwakilan PT Kencana Maju Bersama, Agus Sumanta, S.Sos., M.M., hadir langsung meninjau sekaligus meresmikan struktur bangunan tersebut. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kemandirian desa.

​”Pembangunan greenhouse ini bukan sebatas bantuan infrastruktur fisik semata, melainkan wujud kepedulian kami dalam mendorong kemandirian desa. Kami berharap fasilitas ini dapat dirawat dengan baik dan mampu memberikan manfaat ekonomi serta kesehatan yang berkesinambungan bagi warga Pasigitan,” ujar Agus.

​Keunggulan utama greenhouse ini terletak pada integrasi teknologi IoT. Melalui sensor dan perangkat kendali otomatis, pemenuhan kebutuhan air tanaman obat seperti jahe dan kencur dapat berjalan lebih teratur, efisien, dan efisien dari segi pemeliharaan.

​Fasilitas ini nantinya terhubung langsung dengan Sekolah Herbal Masyarakat sebagai ruang belajar budidaya hingga hilirisasi produk herbal bernilai tambah.

​Dukungan Pemerintah Desa & Pemuda

 Perwakilan Pemdes Pasigitan, Rohimin, menyambut positif hadirnya fasilitas ini untuk mengoptimalkan potensi lokal. Karang Taruna desa juga aktif bergotong royong dalam proses pembangunan.

​Pendampingan Akademis:Dosen pendamping, Ir. Tigo Mindiastiwi, S.T., M.Sc., terus mengawal program dari perencanaan hingga evaluasi agar memberikan dampak jangka panjang.

​Keberlanjutan Program: Ketua Tim Pelaksana, Musaddad Syarif, menekankan bahwa greenhouse ini difungsikan sebagai ruang belajar bersama yang tetap hidup meski masa program mahasiswa telah usai.

​Sinergi kuat antara akademisi, dunia industri, pemerintah desa, dan generasi muda ini menjadi bukti nyata pemanfaatan teknologi tepat guna di tingkat tapak. Melalui greenhouse TOGA berbasis IoT ini, Desa Pasigitan siap melangkah menjadi kawasan yang lebih sehat, mandiri, produktif, dan berkelanjutan. St

You Might Also Like

Tim PkM USM Bekali Pelatihan Membuat Konten Kreatif Lewat CapCut ke Siswa SMA Sint Louis Semarang
Dr Supari: USM Komitmen Terdepan Jaga Keamanan Pilkada Serentak
Prof Turrini Dikukuhkan Jadi Guru Besar Undip, Ungkap Keistimewaan Jamur Gantikan Antibiotik untuk Pakan Ternak
Kemampuan Teknologi Gen-Z Dinilai Bagus, tapi Tak Punya Inisiatif
Kabar Gembira, Dana BOS dan PIP Pesantren Cair
TAGGED:Inovasi Canggih di KendalJadi Pusat Herbal Berbasis IoTOrmawa UNTAG SemarangSulap Desa Pasigitan
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?