SEMARANG (Jatengdaily.com)– Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Student Fun Match Football 2026, ajang pertandingan sepak bola persahabatan yang mempertemukan mahasiswa internasional penerima beasiswa Pemerintah Indonesia dari Universitas Diponegoro dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kegiatan berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang.
Pertandingan ini menjadi sarana mempererat persahabatan, memperkuat jejaring antar mahasiswa internasional, sekaligus mendorong interaksi lintas budaya di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.
Mahasiswa yang terlibat merupakan penerima berbagai program beasiswa pemerintah, termasuk Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB), yang berasal dari sejumlah negara di Asia dan Afrika.
“Mahasiswa asing yang kami undang di Stadion Universitas Diponegoro ini, merupakan penerima beasiswa studi lanjut dari berbagai negara berkembang di Asia dan Afrika,” tutur Wakil Direktur Kemitraan Global, Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP, Pulung Widhi Hari Hananto.
Pulung menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut tidak hanya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia negara-negara berkembang, tetapi juga memperkuat promosi budaya Indonesia serta hubungan persahabatan antarnegara.
Selain mahasiswa penerima beasiswa KNB, kegiatan ini juga dihadiri mahasiswa internasional penerima program beasiswa lainnya yang turut memberikan dukungan sebagai suporter.
“Tak hanya mahasiswa penerima beasiswa KNB, acara ini dihadiri pula mahasiswa penerima beasiswa nonKNB, tapi hanya sebatas menjadi suporter untuk memberikan dukungan moral,” imbuh Pulung Widhi.
Manager Reputasi dan Kemitraan Global UNDIP, Abdul Rohman, menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan mahasiswa internasional dari 16 negara, khususnya kawasan Afrika dan Asia Selatan.
“Terutama dari negara-negara Afrika juga Asia Selatan seperti Zambia, Nigeria, Sierra Leone, India, Pakistan, dan masih banyak lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan kegiatan friendly match ini menjadi wadah positif untuk membangun solidaritas, sportivitas, dan semangat kebersamaan di antara mahasiswa internasional yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia.
Pertandingan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat persahabatan, dan menjunjung tinggi nilai fair play. Pada laga tersebut, tim mahasiswa internasional UNDIP berhasil meraih kemenangan dengan skor 5–0 atas tim mahasiswa internasional UNS.
Salah satu peserta, Saleh Nasamou Wantigli dari Libya, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia mengaku senang dapat berolahraga dan menjalin persahabatan dengan sesama mahasiswa internasional dari berbagai negara di tengah kesibukan menjalani studi di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, UNDIP terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif, mendukung internasionalisasi perguruan tinggi, serta mempererat hubungan persahabatan antarbangsa melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. she


