By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Merawat Kebhinekaan Lewat Harmoni Budaya
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Merawat Kebhinekaan Lewat Harmoni Budaya

Jatengdaily.com
Published: 18 April 2026 16:00
Share
Karnaval Paskah Kota Semarang 2026. Foto: Pemkot Semarang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Karnaval Paskah Kota Semarang 2026 menjadi lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Di tengah keberagaman masyarakat, kegiatan ini tampil sebagai ruang publik yang menyalakan kembali semangat nasionalisme melalui pendekatan budaya yang inklusif dan membumi.

Sejak awal pelaksanaan, perhatian masyarakat tertuju pada bentangan bendera merah putih sepanjang kurang lebih 100 meter yang diarak oleh ratusan anak muda lintas komunitas.

Visual tersebut tidak hanya menghadirkan kemegahan, tetapi juga menjadi simbol kuat persatuan di tengah perbedaan.

Karnaval yang menempuh rute dari Kota Lama hingga berakhir di halaman Balai Kota Semarang ini menghadirkan ribuan peserta dan masyarakat yang turut menyaksikan, menjadikannya sebagai momentum kebersamaan yang hidup di ruang kota.

Yunike dari komunitas History Maker menjelaskan bahwa kehadiran simbol kebangsaan berupa bendera merah putih dalam perayaan Paskah merupakan pesan yang sengaja dihadirkan, terutama bagi generasi muda.

“Walaupun ini perayaan Paskah, kita tetap tidak bisa lepas dari semangat kebangsaan Indonesia. Bendera ini melambangkan bahwa kita berbeda-beda budaya, agama, tetapi tetap satu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan anak muda dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai kebangsaan di tengah perubahan zaman yang cepat.

“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dirawat agar generasi muda tidak melupakan budaya dan nilai-nilai yang bangsa Indosia miliki,” imbuhnya.

Melalui pendekatan yang menggabungkan ekspresi budaya, partisipasi generasi muda, dan simbol kebangsaan, Karnaval Paskah di Kota Semarang menunjukkan bahwa nasionalisme tidak selalu hadir dalam bentuk formal, tetapi dapat tumbuh secara alami melalui ruang-ruang interaksi sosial masyarakat.

Di tengah arus perubahan yang kian cepat, karnaval ini menjadi pengingat bahwa semangat kebangsaan tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari kemampuan merawat perbedaan.

Dari langkah kaki para peserta yang berjalan bersama, tersirat pesan sederhana namun kuat, bahwa Indonesia tidak hanya dipersatukan oleh simbol, tetapi oleh kesadaran kolektif untuk terus menjaga kebhinekaan sebagai kekuatan. Dan dari Kota Semarang, semangat itu kembali dinyalakan, hidup, dan berjalan di tengah masyarakat. she

You Might Also Like

Semarang dan Solo Prioritas Pengamanan Pilkada Serentak 2020
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1444 H Jatuh pada 29 Juni 2023
Turun dengan Skuad Muda di Piala AFF 2020, Menpora Optimis Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2022
Mahasiswa USM, Anastasia Juara Bintang Radio Tingkat Korwil XI Melaju ke Tingkat Nasional
KPU Jateng Bentuk Badan Ad Hoc Pilkada, Pendaftaran PPK Mulai Dibuka
TAGGED:Karnaval Paskah Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?