DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak kembali menggelar Festival Promosi Produk Lokal UMKM Demak Expo 2026 sebagai ajang memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kegiatan yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 ini menghadirkan 110 stan dari unsur OPD, BUMN, BUMD, koperasi, pelaku UMKM, hingga sektor swasta.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Demak, Iskandar Zulkarnain, mengatakan penyelenggaraan Demak Expo merupakan implementasi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati untuk membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan berbasis potensi lokal. Menurutnya, pameran tersebut menjadi ruang promosi yang mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat maupun calon pembeli. “Demak Expo menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil hingga besar agar produknya semakin dikenal masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan produk unggulan Demak kepada masyarakat dan buyer, sekaligus memperluas sinergi antara pemerintah dengan berbagai stakeholder,” ujar Iskandar.
Mengusung tema “Sinergi Hebat Produk Memikat, Koperasi Berjaya–UMKM Tangguh”, Demak Expo diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal. Iskandar menegaskan, pengembangan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen agar UMKM semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebanyak 110 stan turut meramaikan expo, terdiri atas 22 stan OPD, 22 stan BUMN, BUMD dan swasta, dua stan koperasi, serta 64 stan UMKM yang berasal dari Forum UMKM Kabupaten, Forum UMKM Kecamatan maupun pelaku usaha mandiri. Selain itu, tersedia pula beragam stan kuliner dengan target transaksi penjualan selama empat hari mencapai Rp500 juta.
Tidak hanya menampilkan produk unggulan, penyelenggaraan Demak Expo juga diperkaya berbagai kolaborasi lintas perangkat daerah. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menghadirkan pameran perumahan, Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar senam bersama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan PKBM dan LKP, tersedia layanan servis sepeda motor serta potong rambut gratis, hingga penyaluran bantuan melalui Baznas.
Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah SE menyampaikan bahwa Demak Expo telah menjadi agenda rutin yang terus berkembang setiap tahunnya. Evaluasi terus dilakukan sehingga konsep kegiatan kini tidak hanya berfokus pada promosi UMKM, tetapi juga menghadirkan kolaborasi berbagai OPD dan mitra untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Dulu Demak Expo hanya menampilkan produk UMKM. Sekarang kolaborasinya semakin luas dengan OPD, BUMN, BUMD, perbankan, hingga stan kuliner. Di tengah efisiensi anggaran, kami ingin satu kegiatan mampu menghadirkan banyak program yang bisa dinikmati masyarakat,” kata Eisti’anah.
Bupati berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal potensi Kabupaten Demak sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dengan berbelanja produk dalam negeri. Ia optimistis melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Demak Expo akan menjadi pengungkit ekonomi daerah dan semakin mengangkat nama UMKM Demak di pasar yang lebih luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat datang ke Demak Expo. Banyak produk menarik, hiburan, layanan publik, dan tentunya kesempatan untuk bersama-sama mendukung agar UMKM Demak semakin eksis dan berkibar,” pungkasnya.
Di sela kegiatan segenap tamu undangan dan pengunjung Demak Expo sejenak diajak menggelorakan semangat nasionalisme dan cinta tanah air melalui bentangan bendera merah putih yang dibagikan Badan Kesbangpol Kabupaten Demak. Bahkan pembagian 10.000 sang saka secara cuma-cuma juga dilakukan di desa-desa selama Agustus ini dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. rie-she



