By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Lansia Harus Tangguh dan Mandiri
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lansia Harus Tangguh dan Mandiri

Last updated: 18 Mei 2026 14:06 14:06
Jatengdaily.com
Published: 18 Mei 2026 14:06
Share
Para peserta Sekolah Lansia Ceria RW IV Kelurahan Ngaliyan, Semarang, berfoto bersama seusai kegiatan di Gedung Amanah Centre.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Manusia lanjut usia (lansia) harus tangguh dan mandiri. Lansia tangguh dan mandiri adalah individu berusia 60 tahun ke atas yang mampu beradaptasi secara positif terhadap proses penuaan.

Mereka tetap sehat secara fisik dan mental, aktif, produktif, serta mampu melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, dan mandi, tanpa bergantung pada orang lain.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua PKK RW IV Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Sri Multi Fatmawati, S.Sos, di depan para peserta Sekolah Lansia “Ceria” RW IV Ngaliyan, di Gedung Amanah Centre, Jalan Taman Karonsih Raya, Semarang, Sabtu, 16 Mei 2026. Sekolah Lansia “Ceria” ini diketuai oleh Masriman.

Menurut Fatma (panggilan akrab Sri Multi Fatmawati), untuk mewujudkannya, ada tujuh dimensi yang harus dicapai oleh lansia agar bisa tetap tangguh dan mandiri. Antara lain dimensi spiritual, yaitu lansia harus rajin beribadah, memiliki ketenangan batin, dan mampu menerima proses penuaan dengan ikhlas.

Ada juga dimensi fisik, di mana lansia harus rutin berolahraga ringan, menjaga pola makan bergizi seimbang, dan rajin memeriksakan kesehatan.

“Dimensi-dimensi lain yang patut diperhatikan adalah emosional, yaitu mampu mengelola stres, berpikir positif, dan menjauhkan diri dari rasa cemas berlebihan. Juga dimensi intelektual, di mana lansia tetap mengasah otak dengan membaca, belajar hal baru, atau mengikuti kegiatan edukasi,” katanya.

Fatma menambahkan, dimensi sosial kemasyarakatan juga sangat penting. Lansia harus aktif bersosialisasi dengan keluarga, tetangga, maupun terlibat dalam kegiatan warga setempat. Selain itu juga ada dimensi vokasional, di mana lansia perlu menyalurkan hobi yang bermanfaat atau tetap melakukan pekerjaan produktif yang sesuai dengan kapasitas fisik.

Termasuk juga dimensi lingkungan, agar lansia mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggal agar tetap aman dan nyaman.

Ketua RW IV Kelurahan Ngaliyan Gunoto Saparie dalam sambutannya mengapresiasi pembentukan sekolah lansia di wilayahnya. Pembentukan sekolah lansia sekaligus merupakan respons dari kita ketika Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang menggalakkan program Sekolah Lansia Tangguh.

“Program ini ditujukan agar lansia bisa tetap SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) di masa tua,” ujarnya.
Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan pemeriksaan kesehatan meliputi cek gula darah, tensi, dan kolestrol. Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi dan mendapatkan dukungan kesehatan berkala bagi para lansia.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua RW IV Ngaliyan Arifin Iqbal, Ketua RT 02 Suyono, Ketua RT 07 Agus Dwi, dan sesepuh RT 04 Dr. Mohammad Agung Ridlo. ST

You Might Also Like

Peletakan Batu Pertama Sentra Ternak YBM BRILiaN Kerja Sama Dompet Dhuafa Jawa Tengah
Biar Kesehatan Jemaah Tetap Terjaga, Masjid Alqodar Bagikan 300 Paket Imun Covid-19
Tujuh Obat Ini Wajib Disiapkan Selama Perjalanan Mudik
Peduli Corona, SG Bagi Ribuan Masker dan Periksa Kesehatan Gratis Pengunjung CFD
Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia
TAGGED:Harus Tangguh dan MandiriLansia
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?