By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: LAZiS Jateng Salurkan 961.600 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

LAZiS Jateng Salurkan 961.600 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2026 16:25
Share
LAZiS Jateng salurkan 961.600 liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah membuat akses terhadap air bersih semakin terbatas. LAZiS Jateng merespons kondisi tersebut dengan menyalurkan 961.600 liter air bersih kepada 5.693 penerima manfaat di 38 titik di Jawa Tengah.

Direktur Eksekutif LAZiS Jateng, Doso Sutrisno, S.Pd, mengatakan penyaluran dilakukan untuk merespons kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kekeringan. “Ketika masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih, kebutuhan tersebut tentu perlu segera kita respons. Karena itu, distribusi dilakukan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan sesuai kondisi di lapangan,” kata Doso.

Penyaluran air bersih berlangsung secara bertahap sejak akhir Juli 2026 dan masih terus dilanjutkan. Distribusi menjangkau Banjarnegara, Sukoharjo, Banyumas, Purbalingga, Salatiga, Grobogan, Sragen, Wonogiri, Pemalang, Magelang hingga Semarang.

Salah satu penyaluran dilakukan di Desa Tlogosari, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, pada 28 Juli 2026. Sebanyak 66.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 224 kepala keluarga. Di wilayah tersebut, warga di sejumlah dusun mengalami keterbatasan air saat musim kemarau karena sumber mata air mulai menurun. Warga bahkan harus mengantre sejak dini hari untuk mendapatkan air.

Distribusi kemudian berlanjut ke berbagai wilayah lain. Di Grobogan, penyaluran menjangkau sejumlah desa di Kecamatan Pulokulon, Kradenan, Gabus, Penawangan, dan Karangrayung. Sementara di Banyumas, distribusi dilakukan di Cipete, Dalawangi, Randegan, dan Ciarus. Penyaluran juga dilakukan di sejumlah wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Magelang, Sukoharjo, Boyolali, dan Sragen.

Doso Sutrisno menambahkan, distribusi air bersih akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat. Dukungan dari donatur, mitra, dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan penyaluran air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Selama masyarakat masih membutuhkan akses air bersih, kami akan terus melihat wilayah yang perlu dijangkau. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjaga keberlanjutan distribusi air bersih bagi masyarakat,” ujarnya.

Hingga kini, penyaluran air bersih masih terus dilakukan ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Upaya tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat sekaligus meringankan dampak kekeringan yang masih berlangsung. she

You Might Also Like

MUI Jateng Gelar Webinar Kiat Sehat dan Selamat Dunia Akhirat di Era PPKM Darurat Pandemi Covid
Propam Periksa Dua Oknum Polisi di Semarang Yang Diduga Lakukan Pemerasan Dua Remaja 
Sudah Kerja Ingin Kuliah, ITB Semarang Tawarkan Kelas Karyawan
Basarnas Semarang Gelar Simulasi Kecelakaan Beruntun
Teknik Infrastruktur Sipil dan Arsitektur Sekolah Vokasi Undip Gelar Seminar Digital Teknologi
TAGGED:LAZiS Jateng Salurkan air bersih
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?