SEMARANG (Jatengdaily.com)– Mahasiswa Program Studi Bahasa Asing Terapan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (Undip) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Waste to Praise: Mengubah Sampah Menjadi Karya, Mengubah Pola Pikir Menjadi Berdaya” di Panti Asuhan Manarul Mabrur, Semarang.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Bahasa Asing Terapan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro Sriwahyu Istana Trahutami, S.S., M.Hum mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian anak-anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan sejak usia dini melalui edukasi yang interaktif dan menyenangkan.
Program ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak peserta membangun kebiasaan mengurangi, memilah, dan memanfaatkan sampah sebagai bagian dari gaya hidup ramah lingkungan.
Dalam sesi edukasi, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenal berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, residu hingga sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun), serta mempelajari cara memilah dan mengelolanya dengan benar.
Tak hanya menerima materi, para peserta juga diajak mengikuti praktik kreatif dengan memanfaatkan barang bekas menjadi berbagai karya yang memiliki nilai guna sekaligus nilai estetika.
Melalui aktivitas tersebut, anak-anak diajak melihat bahwa sampah tidak selalu menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.
Mengusung tema “Waste to Praise: Mengubah Sampah Menjadi Karya, Mengubah Pola Pikir Menjadi Berdaya,” mahasiswa berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga memiliki pola pikir yang lebih peduli, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias.
Anak-anak Panti Asuhan Manarul Mabrur aktif mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari penyampaian materi, diskusi interaktif, hingga praktik membuat karya dari barang bekas.
Suasana edukatif yang dikemas secara menyenangkan diharapkan mampu menanamkan kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Program Studi Bahasa Asing Terapan Sekolah Vokasi Undip berharap anak-anak Panti Asuhan Manarul Mabrur semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu menerapkan kebiasaan mengelola sampah dengan baik.
Program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan melalui edukasi sejak dini, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, asri, dan berkelanjutan. she


