By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Melampaui Jawa Tengah, Semarang Ukir Sejarah IPM Sangat Tinggi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Melampaui Jawa Tengah, Semarang Ukir Sejarah IPM Sangat Tinggi

Last updated: 14 Januari 2026 19:07 19:07
Jatengdaily.com
Published: 14 Januari 2026 19:07
Share
Pemkot Semarang secara konsisten memperkuat fasilitas kesehatan gratis melalui peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan peran Posyandu Lansia di setiap wilayah.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kota Semarang mencatatkan sejarah dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025 kategori sangat tinggi sebesar 85,80, jauh melampaui rata-rata Jawa Tengah di angka 74,77.

Prestasi ini didukung oleh Angka Harapan Hidup (UHH) yang mencapai 78,72 tahun (78 tahun, 8 bulan), serta Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di angka 11,11 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) di angka 15,58 tahun, dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) sebesar 17,40 juta/orang/tahun.

“Capaian IPM yang jauh di atas rata-rata provinsi ini membuktikan efektivitas program kesejahteraan masyarakat yang berjalan dengan baik di Kota Semarang. Kami bangga karena angka harapan hidup 78 tahun ini mencerminkan kota yang semakin sehat dan layak huni bagi semua generasi,” ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng pada Rabu (14/1).

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang juga secara konsisten memperkuat fasilitas kesehatan gratis melalui peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan peran Posyandu Lansia di setiap wilayah.

Langkah ini memastikan bahwa tingginya umur panjang warga Kota Semarang berbanding lurus dengan kebugaran fisik dan akses medis yang mudah dijangkau.

“Kami memastikan layanan kesehatan tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga menjemput bola hingga ke rumah-rumah lansia. Fasilitas publik seperti taman ramah lansia juga terus kami tambah agar kualitas hidup senior tetap terjaga secara mental dan sosial,” tambahnya.

Selain sektor kesehatan, pertumbuhan ekonomi yang stabil mendukung daya beli masyarakat sehingga kebutuhan gizi dan pendidikan terpenuhi dengan sangat baik. Sinergi antara infrastruktur inklusif dan jaminan sosial menjadikan kota Semarang sebagai model kota ramah lansia yang unggul di Indonesia.

“Pencapaian luar biasa pada tahun 2025 ini adalah hasil kerja keras kita bersama dalam membangun ekosistem kota yang manusiawi dan inklusif. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan agar kesejahteraan ini dirasakan merata oleh seluruh warga hingga usia senja,” tutupnya. St

You Might Also Like

Dorong Kesejahteraan Mustahik, Gubernur Luncurkan 1.000 Gerobak Ayam ZChicken
Sukoharjo Canangkan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil
Fakultas Kedokteran UNISSULA segera Buka Pendidikan Spesialis Ilmu Penyakit Dalam
Resto di Semarang Ini Tawarkan Konsep Makan di Tengah Ornamen Lukisan Unik Khas Chines
Menag di Puncak Perayaan Waisak, Keberagamaan adalah Kekuatan
TAGGED:IPM Sangat TinggiMelampaui Jawa TengahSemarang Ukir Sejarah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?