KENDAL (Jatengdaily.com) — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melanjutkan rangkaian Safari Pondok Pesantren dengan mengunjungi Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pesantren dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.
Menteri Agama hadir didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, beserta jajaran. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, KH. M. Sholahuddin Humaidullah, bersama keluarga besar pesantren dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah dan kalangan pesantren, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian Kementerian Agama terhadap peran strategis pesantren dalam membina umat, menjaga nilai-nilai keagamaan, serta memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren APIK Kaliwungu yang mampu bertahan dan terus berkembang selama lebih dari satu abad. Menurutnya, keberadaan pesantren yang berdiri sejak tahun 1919 itu merupakan bukti kuat ketangguhan lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Pondok Pesantren APIK merupakan salah satu pesantren bersejarah yang telah berdiri lebih dari satu abad. Berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren ini menjadi bukti nyata bagaimana lembaga pendidikan Islam mampu bertahan, berkembang, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Menag.
Ia menambahkan, pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat. Ribuan alumni Pondok Pesantren APIK yang kini berkiprah di berbagai bidang menjadi salah satu bukti nyata kontribusi pesantren terhadap pembangunan bangsa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren, Menteri Agama juga menyerahkan bantuan senilai Rp100 juta kepada Pondok Pesantren APIK Kaliwungu. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan serta memperkuat kualitas layanan pendidikan keagamaan bagi para santri.
Sementara itu, KH. M. Sholahuddin Humaidullah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan Menteri Agama beserta jajaran Kementerian Agama. Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah menjadi suntikan semangat bagi pesantren untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.
“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus menjawab tantangan zaman dengan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para santri,” ungkapnya.
Safari Pondok Pesantren yang dilakukan Menteri Agama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan. Melalui sinergi tersebut, pesantren diharapkan terus menjadi pusat pembinaan umat yang moderat, berakhlak, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan, menandai komitmen bersama untuk terus memajukan pendidikan pesantren sebagai salah satu pilar penting pembangunan sumber daya manusia Indonesia. St


